nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hattrick Juarai Kejuaraan Beregu Asia, Susy: Tim Putra Indonesia Luar Biasa!

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 04:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 17 40 2169455 hattrick-juarai-kejuaraan-beregu-asia-susy-tim-putra-indonesia-luar-biasa-3FlhoQqsAD.jpg Tim putra Indonesia di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020 (Foto: Laman resmi PBSI)

MANILA – Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti, merasa puas dengan hasil yang diraih tim putra di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020 yang berlangsung di Manila, Filipina, Minggu 16 Februari 2020. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Indonesia merengkuh gelar juara di ajang dua tahunan tersebut.

Pada partai puncak yang berlangsung di Rizal Memorial Coliseum, Indonesia membungkam Malaysia dengan skor 3-1. Tiga poin kemenangan dipersembahkan Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan/Fajar Alfian.

Tim putra Indonesia

Hasil ini membuat Susy merasa bangga. Menurutnya tim putra Indonesia tampil lebih siap karena pernah mengalahkan Malaysia di ajang SEA Games 2019. Apalagi komposisi skuad tim putra kali ini jauh lebih baik ketimbang SEA Games tahun lalu.

Baca juga Sejak 2016, Tim Putra Indonesia Tak Terkalahkan di Sepanjang Kejuaraan Beregu Asia

“Luar biasa, hari ini semua lebih siap dibanding kemarin di semifinal. Hari ini lebih yakin karena di SEA Games 2019 kan menang juga dari Malaysia. Saya lihat pelatih dan pemain keyakinannya lebih besar. Perjuangan mereka luar biasa, sudah menunjukkan yang terbaik,” ungkap Susy, mengutip dari laman resmi PBSI, Senin (17/2/2020).

Sementara itu, Susy mengomentari kekalahan yang dialami Jonatan Christie pada partai ketiga. Ia menyebut Jonatan sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya, walaupun dewi fortuna tak berpihak. Beruntung, ada Ahsan/Fajar yang tampil memukau walau baru pertama kali dipasangkan.

“Jonatan sudah berusaha, tapi di akhir dia kurang beruntung. Seharusnya kami bisa menang 3-0. Untuk Ahsan/Fajar kenapa dipasangkan, karena kami mempertimbangkan kondisi terakhir atlet dan head to head dengan lawan, makanya diputuskan Ahsan/Fajar yang paling siap,” pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini