nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jonatan Kalah, Poin Indonesia Disamakan India 1-1 di Kejuaraan Beregu Asia 2020

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 16:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 15 40 2169020 jonatan-kalah-poin-indonesia-disamakan-india-1-1-di-kejuaraan-beregu-asia-2020-0Pi0NvSI7q.jpg Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. (Foto: Laman resmi PBSI)

MANILA – Tunggal putra Tanah Air, Jonatan Christie gagal menambahkan keunggulan Tim putra Indonesia atas India di semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020. Jonatan yang kalah dari Lakshya Sen dengan skor 18-21 dan 20-22, membuat skor sementara menjadi 1-1.

Kekalahan Jonatan sudah terlihat di game pertama, di mana ia harus rela melepaskan set tersebut karena Sen bermain cukup baik. Walau di akhir-akhir Jonatan mampu bangkit dan mulai mengejar ketertinggalan poin, namun Sen tetap menjadi orang pertama yang menyentuh angka 21.

Baca Juga: Sai Praneeth Mundur, Anthony Bawa Indonesia Unggul atas India di Kejuaraan Beregu Asia 2020

Jonatan Christie saat sedang tampil membela Indonesia

Alhasil, Jonatan harus puas mengakhiri game pertama dengan skor 18-21 di partai kedua semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020 tersebut. Tentu hasil itu cukup disayangkan jika melihat perjuangan Jonatan di akhir-akhir game pertama.

Memasuki game kedua, Jonatan masih bisa terus menampilkan permainan yang apik dan merebut skor pertama. Namun, Sen ternyata juga tak mau kalah. Poin demi poin Sen terus raih untuk tempel Jonatan.

Hingga pada akhirnya ingin memasuki interval game kedua, Sen pun berhasil melewati perolehan skor dari Jonatan. Saat momen itu terjadi, Sen langsung memimpin kembali jalannya pertandingan dan memenangkannya kembali. Jonatan lagi-lagi takluk dari Sen dan kali ini ia kalah 20-22.

Dengan hasil itu, partai ketiga yang mempertemukan antara Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melawan M.R. Arjun/Dhruv Kapila jelas menjadi sangat penting untuk kedua tim. Sebab yang menang di partai ketiga itu otomatis memimpin dan mendapatkan keuntungan di partai keempat.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini