nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rossi Sudah Prediksi Bakal Digantikan Quartararo sejak MotoGP 2019

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 16 Februari 2020 00:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 15 38 2168954 rossi-sudah-prediksi-bakal-digantikan-quartararo-sejak-motogp-2019-oWDAwUcyBX.jpg Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. (Foto: Twitter Yamaha)

LESMO – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku tak kaget ketika timnya menunjuk Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) untuk MotoGP 2021. Sebab menurut pemaparan rider berjuluk The Doctor itu, ia sudah memprediksi Yamaha bakal membuat Quartararo naik ke tim utama usai melihat performa apiknya di pertengahan MotoGP 2019.

Rossi yang melihat perkembangan pesat Quartararo itu langsung berpikir Yamaha tentu takkan mungkin melepaskan calon pembalap terbaik masa depannya ke tim lain. Cara mempertahankan Quartararo yang dipikirkan Rossi kala itu adalah mengunci pembalap asal Prancis tersebut dengan memberikan kontrak ke tim pabrikan Yamaha.

Baca Juga: Lorenzo: Yamaha Punya Tiga Pembalap Pemenang

Aksi Valentino Rossi saat kendarai YZR-M1

Ternyata hal tersebut benar-benar terjadi di awal musim MotoGP 2021 dan karena itulah Rossi tidak kaget. Ia pun tak mempermasalahkan keputusan Yamaha yang memilih untuk menduetkan Quartararo dengan Maverick Vinales pada musim 2021 nanti.

Sebab bagi Rossi, ia tak mau mempertahankan posisinya sebagai pembalap Yamaha jika masih belum bisa memberikan hasil yang baik untuk tim tersebut. Karena itu Rossi sudah cukup senang ketika Yamaha memutuskan saat merekrut Quartararo, dirinya tetap ditawari bisa bertahan jika memang mau.

“Jujur saja, saya tidak kaget (dengan kabar Yamaha merekrut Quartararo). Karena saya sudah memprediksikan hal tersebut semenjak Oktober tahun lalu. Saya memikirkan hal itu ketika berada di seri Thailand, karena performa yang diperlihatkan Quartararo telah mengubah situasi (Yamaha),” ujar Rossi, dikutip dari Motorsport, Minggu (16/2/2020).

“Saya juga sebenarnya tidak mau untuk terus mempertahankan posisi saya di tim pabrikan. Apalagi jika melihat saya masih belum bisa kompetitif lagi. Tak bisa kompetitif adalah hal yang terburuk untuk saya,” tutupnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini