nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marquez Akui Sulit Berteman dengan Dovizioso dan Rossi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 05:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 15 38 2168804 marquez-akui-sulit-berteman-dengan-dovizioso-dan-rossi-yOhV4j2n1y.jpg Marc Marquez dan Valentino Rossi (Foto: AFP)

BARCELONA – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dengan gamblang mengakui bahwa ia tak akan bisa menjadi teman baik dari dua rider Italia, yakni Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. Pasalnya, kedua pembalap tersebut pernah dan sedang terlibat pertarungan dengan Marquez dalam memperebutkan gelar juara dunia.

Marquez mengungkapkan bahwa penting bagi seorang pembalap untuk tampil ambisius dalam mengejar gelar juara. Itulah mengapa, Marquez pada akhirnya selalu memiliki ketegangan dengan para pesaingnya, karena mereka memiliki hal yang sama untuk diperebutkan.

Baca juga: Ban Baru Jadi Kendala Ducati dan Honda Tampil Oke

Marc Marquez vs Andrea Dovizioso

Menurut Marquez, itu merupakan hal yang wajar. Karena ketika ia masih berlaga di Moto2, Marquez pun merasakan hal serupa kala bersaing dengan Stefan Bradl dalam memperebutkan gelar juara. Meski diakui oleh Marquez kalau ia tidak punya masalah pribadi dengan Bradl, namun tetap saja ada ketegangan di antara mereka berdua.

Pembalap berjuluk The Baby Alien itu sebenarnya adalah seorang fans berat Rossi ketika ia masih kecil. Akan tetapi, karena kini ia harus bersaing dengan idolanya tersebut, maka mau tak mau hubungannya dengan Rossi pun memanas. Bahkan, kedua pembalap tersebut beberapa kali terlibat perselisihan.

“Ini profesional, tetapi pada akhirnya dia adalah musuh lain di lapangan. Jika seseorang adalah lawan langsung Anda di kejuaraan, ia tidak akan menjadi teman terbaik Anda. Ketika saya bertarung dengan Stefan Bradl untuk Kejuaraan Dunia Moto2 2011, kami tidak memiliki satu perselisihan dan hubungan yang tidak terlalu buruk.Ada rasa hormat, tetapi juga ada ketegangan di antara kami," jelas Marquez, mengutip dari Speedweek, Sabtu (20/2/2020).

"Ini sama di MotoGP. Jika Anda memiliki lawan dalam memperebutkan gelar, itu normal ketika ada ketegangan. Karena Anda berjuang untuk Kejuaraan Dunia, dua pembalap mengejar tujuan yang sama, mereka ingin memenangkan gelar,” lanjutnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini