nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

China Ditunda Akibat Virus Korona, F1 GP Vietnam 2020 Diharapkan Jalan Terus

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 07:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 15 37 2168772 china-ditunda-akibat-virus-korona-f1-gp-vietnam-2020-diharapkan-jalan-terus-slB8QrVEs8.jpg Bangunan utama Sirkuit Jalan Raya Hanoi hampir rampung (Foto: Twitter/@F1VietnamGP)

MONTREAL – Penundaan Formula One (F1) GP China 2020 akibat wabah virus Korona menyebabkan kekhawatiran terhadap lomba di Vietnam. Pasalnya, Negeri Paman Ho berbatasan langsung dengan China. Namun, Direktur Pelaksana F1, Ross Brawn, memastikan GP Vietnam 2020 berjalan sesuai rencana.

Seperti diketahui, F1 GP China 2020 yang sedianya digelar pada 19 April, ditunda akibat penyebaran virus Korona. Kekhawatiran kini melanda penyelenggara F1 GP Vietnam 2020 karena debut mereka di kalender ajang balap jet darat berpotensi mengalami nasib serupa.

Bangunan utama Sirkuit Jalan Raya Hanoi (Foto: Twitter/@F1VietnamGP)

Baca juga: Resmi! Dampak Virus Korona, F1 GP China Ditunda hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Kekhawatiran tersebut segera ditepis oleh Ross Brawn. Menurut pria berkebangsaan Inggris itu, F1 GP Vietnam 2020 tetap berjalan sesuai rencana. Meski ada kekhawatiran soal wabah virus Korona, kasus yang terjadi di Vietnam belum dalam tahap yang berbahaya.

“Untuk Vietnam, semua masukan yang kami dapatkan mirip seperti di Inggris. Ada beberapa kasus, tetapi belum pada level yang mengkhawatirkan kami semua. Menurut saran yang kami dapatkan, balapan tetap dapat dilangsungkan di sana,” tutur Ross Brawn, melansir dari Crash, Sabtu (15/2/2020).

Sejauh ini wabah virus Korona baru terdeteksi di Son Loi yang berjarak sekira 48 kilometer (km) dari Hanoi, lokasi penyelenggaraan F1 GP China. Di kota tersebut, sedikitnya lima orang dilaporkan terpapar virus yang bernama resmi Covid-19 itu.

Terkait lomba di Sirkuit Internasional Shanghai, China, pemangku kebijakan di F1 masih mencari kemungkinan untuk memindahkan jadwal balapan. Namun, penjadwalan ulang cukup sulit mengingat padatnya kalender balap yang pada 2020 mencapai 22 balapan, termasuk di China.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini