nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Olimpiade 2020, Menpora Cairkan Dana Pelatnas 3 Cabang Olahraga

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 18:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 11 43 2166894 jelang-olimpiade-2020-menpora-cairkan-dana-pelatnas-3-cabang-olahraga-dLLmZyVyL6.jpg Menpora Zainudin Amali saat melakukan penandatanganan dengan tiga cabor untuk pencairan dana pelatnas Olimpiade 2020. (Foto: Kemenpora)

JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama pencairan dana pelatnas Olimpiade 2020. Penandatanganan ini dilakukan di Media Center Gedung, Kemenpora, Jakarta, pada Selasa (11/2/2020) pagi.

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan Kemenpora dengan tiga cabang olahraga (cabor) Olimpiade, yakni Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), dan Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat, Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI).

Kepada PBSI, Kemenpora mengucurkan dana pelatnas Olimpiade 2020 sebesar Rp18,6 miliar. Sementara itu, PBVSI mendapat dana pelatnas Olimpiade sebesar Rp3,2 miliar. Terakhir, PABBSI mendapat dana pelatnas sebesar Rp10 miliar.

BACA JUGA: Menpora Ingin Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games 2019 Segera Cair

Pencairan dana sendiri dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap pertama, dana yang cair sebesar 70% dari total anggaran. Selanjutnya, tahap kedua dana yang dicairkan sebesar 30% setelah minimal 80% dari dana tahap pertama telah dipakai dan dilengkapi dengan LPJ dan laporan kegiatan.

"Pagi hari ini, Kemenpora menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan cabor yang sedang mempersiapkan untuk berangkat ke Olimpiade. Penandatanganan PKS dilakukan secara terbuka, hal ini kita lakukan sebagai upaya Kemenpora untuk akuntabel dan transparan. Saya dan teman-teman dari Kemenpora berusaha terbuka. Bahkan, transfernya langsung dari Kementerian Keuangan ke cabor masing-masing, tidak ada yang mampir ke Kemenpora," ujar Menpora Zainudin, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenpora, Selasa (11/2/2020).

"Kemenpora tugasnya hanya melakukan verifikasi dan yang lolos verifikasi di tahap pertama ini adalah tiga cabang olahraga. Kenapa hari ini hanya tiga cabor, karena ini terkait soal kepatuhan administrasi. Bukan kami menahan, bukan kami tidak mau berikan kepada cabor yang lain, tetapi kita mau tertib administrasi. Kalau ada yang kurang saja maka pasti itu bisa menjadi temuan oleh BPK dan akhirnya yang bertanggung jawab Kemenpora," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Menpora pun mengingatkan kepada pihak dari ketiga cabor tersebut untuk mengunakan dana pelatnas Olimpiade 2020 dengan sesuai. Ia pun meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (NOC) untuk mengawal dan mengawasi penggunaan dana tersebut.

"Saya ingatkan kepada para cabor supaya penggunaannya sesuai dengan perjanjian. Beberapa kejadian yang lalu penggunaannya berbeda dengan PKS dan itu akhirnya jadi masalah. Bahkan oleh BPK tetap diminta untuk diselesaikan karena ini menyangkut uang negara," tutur Zainudin.

"Dari awal sejak saya menjabat di sini saya sampaikan tidak boleh ada satu rupiah pun uang negara yang diselewengkan baik di Kemenpora maupun di cabor. Dan saya minta pada KONI dan NOC untuk mengawal dan mengawasi penggunaannya. Saya juga ucapkan terima kasih pada tiga cabor ini  karena sudah tertib administrasi," tukasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini