nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Virus Korona, Tim Bulu Tangkis Hong Kong Cari Kamp Pelatihan Alternatif di Eropa

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 14:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 10 40 2166107 antisipasi-virus-korona-tim-bulu-tangkis-hong-kong-cari-kamp-pelatihan-alternatif-di-eropa-vK5fN83b27.jpg Ilustrasi bulu tangkis

HONG KONG – Tim bulu tangkis Hong Kong kini tengah mempertimbangkan untuk mencari kamp pelatihan alternatif di Eropa sebagai dampak dari penyebaran virus korona atau corona virus. Sebab, akibat wabah virus tersebut, mereka mendapat kendala untuk mengikuti beberapa turnamen.

Salah satunya adalah Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020. Tim bulu tangkis Hong Kong dilaporkan batal tampil di ajang yang berlangsung di Manila, Filipina, itu karena terhalang aturan untuk memasuki negara tersebut.

BACA JUGA: China dan Hong Kong Dilaporkan Mundur, Indonesia Siap jika Dilakukan Pengundian Ulang

Untuk bisa berlaga, seluruh pihak di tim Hong Kong harus menjalani karantina selama 14 hari. Tetapi, turnamen sendiri sudah digelar sebelum masa karantina habis, yakni pada Selasa 11 Februari 2020. Karena itu, Hong Kong pun dilaporkan memutuskan untuk mundur dari kejuaraan tersebut, bersama juga dengan China.

Kondisi ini tentu saja sangat disayangkan oleh Hong Kong yang kini tengah mengejar poin agar lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Karena itu, demi mencegah kondisi ini terulang kembali, Pelatih Kepala Tim Bulu Tangkis Hong Kong, Tim He Yiming, mengatakan rencananya untuk sesegera mungkin membawa para pemain berlatih di Eropa.

Benua Eropa menjadi tujuan mereka saat ini karena beberapa turnamen sendiri bakal digelar di negara-negara di sana sebelum pengumpulan poin berakhir pada April 2020. Turnamen itu meliputi Jerman Open, All England Open, dan Swiss Open. Yiming pun berencana timnya meninggalkan Hong Kong pada pekan depan dengan tujuan Prancis dan Jerman sebagai kamp pelatihan alternatif saat ini.

“Kami berencana untuk membawa pasukan ke Eropa sedini mungkin untuk berlatih di sana karena kami harus mempertimbangkan situasi epidemi di Hong Kong. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dan bagaimana negara lain akan merespons (terhadap wabah),”  ujar Yiming, sebagaimana dikutip dari South China Morning Post, Senin (10/2/2020).

"Setiap turnamen penting bagi para pemain pada tahap ini dan kami tidak bisa melewatkan lebih banyak karena ini berarti kehilangan poin kualifikasi. Tiga acara kami berikutnya semuanya di Eropa dan itulah mengapa kami ingin membawa tim ke sana sedini mungkin. Kami masih bernegosiasi dengan mereka karena tidak ada dalam rencana awal kami," tukasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini