nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Virus Korona, Red Bull Tunggu Keputusan FIA soal F1 GP China 2020

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 13:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 04 37 2163051 dampak-virus-korona-red-bull-tunggu-keputusan-fia-soal-f1-gp-china-2020-TEeX23cvm3.jpg Red Bull Racing masih menunggu kepastian F1 GP China 2020 (Foto: Red Bull Racing)

MILTON KEYNES – Penyelenggaraan Formula One (F1) GP China 2020 masih terancam batal akibat penyebaran virus Korona. Prinsipal Red Bull Racing, Christian Horner, percaya Federasi Balap Mobil Internasional (FIA) dan Liberty Media (promotor F1) akan mengambil keputusan yang tepat soal balapan yang berlangsung 16-19 April mendatang.

Beberapa waktu lalu, FIA merilis pernyataan resmi bahwa mereka sedang memantau dengan seksama perkembangan terkait virus Korona di China. FIA tentu sangat memperhatikan kesehatan para pemangku kepentingan di F1 ketika harus bepergian ke China yang tengah dilanda penyebaran virus Korona.

Baca juga: Virus Korona Berpotensi Ganggu Penyelenggaraan F1 GP Vietnam 2020

Christian Horner mengatakan, Red Bull dalam posisi siap dan percaya kepada setiap keputusan yang kelak diambil oleh FIA. Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan karena strategi soal balapan di F1 GP China akan dibahas dalam waktu dekat.

“FIA adalah regulator dan Liberty Media adalah promotor F1. Mereka adalah pihak yang bertanggung jawab pada kesehatan dan kondisi tidak hanya pembalap, tetapi juga semua staf yang berkecimpung di F1. Saya yakin mereka akan menilai dengan cermat sebelum mengambil keputusan untuk membatalkan atau menunda balapan,” ujar Christian Horner, dikutip dari Motorsport, Selasa (4/2/2020).

“Jadi, kami harus mempercayai pengambilan keputusan dan pengetahuan mereka soal isu tersebut. Kami sendiri tetap memantau situasi karena berkaitan dengan strategi balap yang akan kami bahas dalam waktu dekat,” imbuh pria berkebangsaan Inggris itu.

Rumor yang berkembang, F1 GP China 2020 akan bertukar tempat dengan lomba di Rusia yang dijadwalkan pada 27 September. Dengan demikian, kalender balap F1 tidak berkurang alias tetap 22 race. Namun, rumor tersebut langsung dibantah otoritas terkait di Rusia sehingga nasib F1 GP China 2020 masih abu-abu.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini