nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akibat Virus Korona, Formula E Resmi Tunda Balapan di China

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 03 Februari 2020 07:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 03 37 2162304 akibat-virus-korona-formula-e-resmi-tunda-balapan-di-china-lri2yyKNrf.jpg Ajang balap Formula E. (Foto: Laman resmi Formula E)

PARIS – Pihak penyelenggara Formula E resmi menunda gelaran balapan di ePrix Sanya, China. Penundaan ini dilakukan sebagai dampak dari wabah virus korona atau corona virus yang kini tengah merebak di China.

Kabar penundaan tersebut diumumkan secara resmi oleh pihak penyelenggara Formula E di laman resminya. Langkah ini diambil setelah berkonsultasi dengan departemen di Provinsi Hainan, Pemerintah Kota Sanya, Federasi Automotif Internasional (FIA), dan pihak-pihak terkait lainnya.

BACA JUGA: Dampak Virus Korona, BWF Tunda Penyelenggaraan China Masters 2020

Sejatinya, ajang balap Formula E di Grand Prix Sanya sendiri akan digelar pada bulan depan, tepatnya pada 21 Maret 2020. Tetapi, setelah mempertimbangkan kesehatan para staf, peserta kejuaraan, serta penonton, perlombaan pun ditunda.

Belum diketahui pasti kapan perlombaan akan kembali digelar. Tetapi, pihak penyelenggara Formula E memastikan akan terus memantau kondisi di Negeri Tirai Bambu –julukan China– yang kini tengah berjuang menangani penyebaran virus korona.

“Mengingat penyebaran virus korona yang terus-menerus dan setelah berkonsultasi dengan departemen terkait di Provinsi Hainan dan Pemerintah Kota Sanya, Formula E bersama dengan FIA, Federasi Balap Mobil dan Olahraga Motor China (CAMF), dan regional partner Enova Holdings, bersama-sama memutuskan untuk tidak mengadakan balapan di Sanya pada tanggal yang dijadwalkan, 21 Maret 2020,” bunya pernyataan Formula E, Senin (3/2/2020).

“Mengingat masalah kesehatan yang berkembang saat ini dan dengan pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan corona virus sebagai darurat internasional, Formula E telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan staf, peserta kejuaraan, dan penonton, yang tetap sangat penting,” lanjutnya.

“Kami bekerja erat dengan mitra regional kami dan pihak berwenang setempat di Provinsi Hainan dan Pemerintah Kota Sanya, untuk terus memantau situasi yang berkembang. Semua pihak akan mengambil waktu yang tepat untuk mempelajari kelayakan tanggal alternatif yang potensial jika situasinya membaik,” tutup pernyataan tersebut.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini