LeBron James: Kobe Bryant Sangat Bahagia Usai Pensiun

Andika Pratama, Jurnalis · Minggu 02 Februari 2020 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 02 36 2161978 lebron-james-kobe-bryant-sangat-bahagia-usai-pensiun-FkOXVROJJF.jpg Kobe Bryant (Foto: Reuters)

LOS ANGELES – Bintang Los Angeles (LA) Lakers, LeBron James menilai Kobe Bryant sangat bahagia setelah pensiun dari dunia basket pada 2016 silam. Sebab, Kobe memiliki banyak waktu luang untuk dihabiskan dengan keluarga kecilnya.

LeBron menjelaskan bahwa menjadi seorang atlet profesional tidaklah mudah apalagi jika ingin meraih gelar terbaik. Banyak hal yang mesti dikorbakan untuk menjadi atlet yang lebih baik dari siapa pun dan salah satunya adalah keluarga.

Kobe pun melakukan hal serupa saat menjalani 20 tahun (1996-2016) karier basketnya di NBA dengan Lakers. Kobe mampu meraih predikat terbaik dengan segudang prestasi. Lelaki asal Philadelphia itu lima kali mengantarkan LA Lakers menjadi juara NBA. Selain itu, Kobe juga mendapat dua medali emas Olimpiade bersama Tim Nasional (Timnas) Basket Amerika Serikat.

BACA JUGA: LA Lakers Telan Kekalahan di Laga Tribute untuk Kobe Bryant

Setelah undur diri dari dunia basket pada 2016 silam, barulah Kobe bisa menikmati waktunya sebagai seorang ayah. Patut disayangkan, Kobe hanya sebentar merasakan momen berharga tersebut. Kobe dan putrinya, Gianna Maria-Onore Bryant adalah dua dari sembilan korban jiwa kecelakaan helikopter di Calabasas, pinggiran Los Angeles, Senin 27 Januari 2020.

“Dari semua kesuksesan yang ia (Kobe) miliki, tiga tahun terakhir ini adalah yang paling bahagia yang pernah saya lihat. Bisa bersama putri-putrinya, bersama keluarganya karena ketika kami memainkan permainan bola basket ini, kami memberikan begitu banyak hal untuk itu. Ini adalah tahun ke-17 saya, jadi saya tahu,” ujar LeBron, mengutip dari Sportingnews, Minggu (2/2/2020).

“Sayangnya, keluarga Anda kadang-kadang datang ke pinggir jalan, karena ketika Anda ingin menjadi hebat dalam sesuatu, ketika Anda ingin menjadi yang terbaik dalam sesuatu, Anda menjadi begitu terdorong sehingga Anda tidak akan membiarkan apa pun menghalangi hal itu. Bahkan terkadang keluarga Anda sendiri. Kami dibandingkan setiap saat dengan yang terbaik, dan itu membuat kami semakin terdorong dan menjauh dari keluarga kami sendiri. Itulah bagian sulit yang kami hadapi sebagai atlet profesional dan ketika Anda ingin menjadi hebat,” paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini