nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jenazah Kobe Bryant Telah Teridentifikasi dari Sidik Jari

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 11:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 30 36 2160538 jenazah-kobe-bryant-telah-teridentifikasi-dari-sidik-jari-UBkEiOO6gg.jpg Kobe Bryant. (Foto: Instagram Liverpool)

LOS ANGELES – Jenazah dari legenda NBA, Kobe Bryant, disebut telah teridentifikasi dari sidik jari. Selain Kobe Bryant, jenazah tiga korban lainnya dalam kecelakaan helikopter yang terjadi di Calabasas, Los Angeles, pada Minggu 26 Januari 2020 pagi waktu setempat itu juga disebut terlah teridentifikasi lewat pemeriksaan yang sama.

Sebelumnya, pihak berwenang diketahui telah mengevakuasi jenazah seluruh korban kecelakaan helikopter dari lokasi kejadian. Hal tersebut dilakukan pihak berwenang pada Rabu 29 Januari 2020 pagi WIB.

BACA JUGA: Istri Kobe Bryant Tulis Pesan Mengharukan Usai Kepergian Suami dan Gianna

Sebagaimana diwartakan SCMP, Kamis (30/1/2020), jenazah kemudian dibawa ke departemen forensik untuk diperiksa. Setelah melakukan pemeriksaan, petugas pun berhasil mengidentifikasi jenazah dari Kobe Bryant. Jenazah dapat dikenali setelah melakukan pemeriksaan sidik jari.

Selain Kobe Bryant, tiga jenazah lainnya disebut juga telah teridentifikasi. Tiga jenazah tersebut ialah sang pilot, Ara Zobayan; pelatih bisbol, John Altobelli; dan Sarah Chester. Sementara itu, lima jenazah lainnya, termasuk putri Kobe Bryant, yakni Gianna Maria-Onore Bryant, belum teridentifikasi.

Insiden nahas yang terjadi pada Minggu 26 Januari 2020 pagi waktu Amerika Serikat atau Senin 28 Januari 2020 dini hari WIB itu memang telah merenggut nyawa sang legenda NBA, Kobe Bryant, beserta sang putri, Gianna. Helikopter sendiri diketahui diterbangkan guna menuju Mamba Academy milik Kobe Bryant yang terletak di Thousand Oaks, California.

Sayangnya, peristiwa nahas terjadi hingga menyebabkan helikopter terjatuh. Pihak berwenang sebelumnya menyebut bahwa kecelakaan terjadi akibat tabrakan keras. Helikopter sendiri diketahui tidak memiliki sistem peringatan. Padahal, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) pada 2004 telah merekomendasikan kepada otoritas penerbangan federal bahwa sistem tersebut diperlukan.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini