nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Naomi Osaka: Kobe Bryant adalah Kakak, Mentor, dan Inspirasi Saya

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 13:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 28 36 2159481 naomi-osaka-kobe-bryant-adalah-kakak-mentor-dan-inspirasi-saya-zbyoJszWj7.jpg Naomi Oska dan Kobe Bryant. (Foto: Instagram Naomi Osaka)

MELBOURNE – Petenis tunggal putri peringkat tiga dunia, Naomi Osaka, turut merasakan kehilangan yang mendalam atas meninggalnya legenda NBA, Kobe Bryant. Ia pun meluapkan rasa sedihnya lewat sebuah tulisan yang diunggah di akun media sosialnya.

Dalam unggahannya, Osaka mengungkap seberapa besar arti dari sosok Kobe Bryant untuk dirinya. Ia mengatakan sosok mantan pemain LA Lakers itu telah menjadi dianggap sebagai kakak, mentor, sekaligus inspirasi untuk petenis asal Jepang tersebut.

BACA JUGA: Kobe Bryant Meninggal Dunia, Marquez: Dia Seorang Legenda

Kobe Bryant sendiri memang diketahui mulai menunjukkan ketertarikan khusus dengan dunia tenis setelah pensiun dari basket pada 2016. Lelaki asal Philadelphia itu bahkan sempat mengaku kecanduan dengan dunia tenis.

Hubungan yang dekat pun terjalin antara Kobe Bryant dan Osaka. Kobe Bryant bahkan diketahui berkolaborasi dengan Osaka dalam menerbitkan novel Legacy and The Queen. Dalam surat terbuka yang ditulis Osaka, sang petenis juga menunjukkan kedekatannya dengan Kobe Bryant, di mana ia mengaku sering mendapat pesan singkat yang menanyakan kabarnya. Karena itu, Osaka merasa begitu kehilangan sosok yang dinilai begitu rendah hati tersebut.

“Kepada, kakakku. Hei, aku tidak benar-benar tahu apa yang harus aku lakukan, jadi aku menuliskan surat ini untukmu. Terima kasih telah menjadi dirimu. Terima kasih telah menginspirasi semua orang di mana-mana, kami tidak tahu berapa banyak hati yang telah kami sentuh. Terima kasih telah begitu rendah hati dan tidak arogan,” tulis Osaka.

Unggahan Naomi Osaka di Twitter untuk Kobe Bryant

“Terima kasih telah begitu peduli dan menanyakan kabarku setelah aku kalah telak. Terima kasih karena sesekali kau mengirimiku pesan, ‘Apakah kau baik-baik saja?’ karena kau tahu seberapa ruwetnya kepalaku kadang-kadang. Terima kasih telah mengajariku banyak hal dalam waktu yang singkat. Saya cukup beruntung telah mengenalmu. Terima kasih atas kehadiranmu. Kau akan selalu menjadi kakak, mentor, inspirasiku. Aku mencintaimu,” tutupnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini