Hadapi Siti/Ribka di Babak Pertama, Ketut/Tania: Kami Harus Lebih Siap

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 14 Januari 2020 23:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 14 40 2152892 hadapi-siti-ribka-di-babak-pertama-ketut-tania-kami-harus-lebih-siap-O1WGspO1rF.jpg Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah. (Foto: PBSI)

JAKARTA – Ganda putri Indonesia, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah, telah memastikan diri lolos ke babak utama Indonesia Masters 2020 Super 500. Di babak pertama ajang tersebut, mereka pun akan berhadapan dengan rekan senegaranya, yakni Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Menghadapi laga ini, Ketut/Tania pun enggan menganggap remeh lawannya, meski Siti/Ribka sendiri merupakan juniornya di pelatnas. Hal tersebut dilakukan karena Ketut/Tania menilai bahwa kualitas permainan dari Siti/Ribka juga apik. Performa pasangan itu bahkan dinilai terlihat semakin menanjak dari laga ke laga.

BACA JUGA: Jonatan Akui Masih Penasaran Ingin Juara di Turnamen Super 500

Dengan kondisi ini, Ketut/Tania merasa perlu tampil lebih siap saat menghadapi laga babak pertama Indonesia Masters 2020 yang akan berlangsung pada Rabu 15 Januari 2020 itu. Persiapan yang matang wajib dilakukan jika ingin menjaga asa melenggang ke babak kedua.

Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah

"Dari cara main mereka kan kami sudah tahu dapat program latihan di pelatnas pun sama, jadi kami mencoba lebih siap saja. Karena kami lebih senior, pasti mereka akan main nothing to lose, performa mereka juga lagi naik, saya dan Tania harus lebih siap lagi," ujar Ketut, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Selasa (14/1/2020).

Ketut/Tania sendiri memastikan diri lolos ke babak utama Indonesia Masters 2020 usai mengalahkan rekan senegaranya, yakni Anggia Shitta Awanda/Pia Zebadiah Bernadet, di babak kualifikasi. Laga diselesaikan dengan skor 21-11 dan 21-18. Menanggapi hasil ini, Ketut/Tania pun membeberkan kunci kesuksesannya.

Siti Fadia Silva Ramaadhanti/Ribka Sugiarto

"Tadi dari awal, kami coba kontrol cara main di lapangan, cukup terbaca mainnya karena Anggia kan pernah jadi partner main saya, jadi tahu kebiasaan-kebiasaannya. Ada kebiasaan dia yang masih sama, jadi sudah antisipasi. Tahun ini kami fokusnya ingin perbaiki performa kami dulu, karena tahun lalu sangat buruk. Sekarang kondisi cedera sudah membaik dan tidak mengganggu lagi di lapangan," tutup Ketut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini