nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manajer Tim Tahu Kelemahan Motor Yamaha

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 11 Januari 2020 09:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 11 38 2151687 manajer-tim-tahu-kelemahan-motor-yamaha-oNtQ7z6RNR.jpg Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

LESMO – Manajer Tim Monster Energy Yamaha, Lin Jarvis tahu kelemahan dari motornya, YZR-M1 yakni kekuatan mesin dan kecepatan di trek lurus. Jarvis menyatakan para insinyur Yamaha tengah mengupayakan agar YZR-M1 edisi 2020 lebih baik dalam dua hal tersebut.

Masalah kekuatan mesin dan kecepatan di trek lurus adalah sesuatu yang telah mengganggu Yamaha dalam beberapa musim terakhir ini. Pasalnya, para rival mereka seperti Repsol Honda dan Mission Winnow Ducati memiliki kuda besi yang lebih kompetitif.

Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

Honda dengan RC213V sudah terkenal tangguh di tikungan tetapi sejak beberapa musim terakhir telah meningkat juga dalam hal kecepatan. Sementara itu, Ducati memiliki Desmosedici yang tidak perlu diragukan lagi kecepatannya di trek lurus. Motor Ducati itu memang kurang lihai saat menikung tetapi kecepatan di trek lurus menutupi kekurangannya tersebut.

BACA JUGA: Yamaha hingga Honda Jadi Inspirasi Ducati Kembangkan Motor Musim Ini

Keadaan itu memaksa Yamaha untuk mengembangkan YZR-M1 agar menjadi lebih kompetitif supaya dapat bersaing memperebutkan gelar juara MotoGP pada musim 2020. Gelar juara MotoGP terakhir yang hadir ke garasi Yamaha diberikan oleh Jorge Lorenzo pada musim 2015.

Maverick Vinales (Foto: MotoGP)

Fakta itu semakin membuktikan bahwa YZR-M1 kalah saing dari kuda besi Honda dan Ducati dalam beberapa musim terakhir ini. Jarvis menegaskan bahwa Yamaha tidak akan fokus pada kekuatan mesin dan kecepatan di trek lurus saja karena meningkatkan YZR-M1 secara keseluruhan adalah target mereka.

“Ini (kekuatan mesin dan kecepatan di trek lurus) adalah masalah utama yang perlu kami koreksi. Kami tidak ingin fokus hanya pada hal ini dan mungkin kalah di bidang lain, tetapi jelas itu adalah aspek yang memberikan kami kesulitan terbesar. Itu mungkin tergantung pada motor, aerodinamika dan akselerasi,” ujar Jarvis, mengutip dari Tuttomotoriweb, Sabtu (11/1/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini