nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pergantian CEO F1 Rawan Konflik Kepentingan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 05 Januari 2020 02:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 04 37 2149337 pergantian-ceo-f1-rawan-konflik-kepentingan-oq5sK1u0qj.jpg Chase Carey dinilai cukup bagus mengangkat kembali citra F1 (Foto: The Times)

MARANELLO – Sebagai olahraga balap mobil paling bergengsi, Formula One (F1) tidak bisa dilepaskan dari politik dan intrik. Penggemar olahraga tersebut sering menganggap Federasi Balap Mobil Internasional (FIA) menganakemaskan pembalap atau tim tertentu di F1 karena adanya politik tersebut.

Saat ini, F1 dimiliki oleh Liberty Media dengan Chase Carey sebagai CEO. Bukan tidak mungkin, kontrak pria berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu akan berakhir di ujung musim F1 2020. Ada kemungkinan juga, posisinya diambil alih oleh salah satu dari petinggi 10 tim yang berlaga musim depan, terutama Prinsipal Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff.

Toto Wolff dirumorkan naik jadi CEO F1 menggantikan Chase Carey

Baca juga: Tatap F1 2020, Leclerc Ingin Tampil Lebih Baik dari Musim Sebelumnya

Sayangnya, situasi tersebut tidak dianggap bagus oleh CEO Ferrari, Louis Camilleri. Menurutnya, kehadiran pria berpaspor Austria itu di posisi paling kunci F1, akan menciptakan konflik kepentingan. Apalagi, Toto Wolff sudah identik dengan Mercedes yang dipimpinnya sejak 2013.

“Menurut saya, seseorang yang sudah aktif dan berperan penting bersama tim tertentu dalam beberapa tahun terakhir, lalu mengambil tanggung jawab di F1, akan secara otomatis menciptakan konflik kepentingan,” ujar Louis Camilleri, sebagaimana diwartakan Motorsport, Minggu (5/1/2020).

“Kinerja Carey cukup bagus meski dia tidak datang dengan latar belakang balap mobil. Menurut saya, Anda butuh seorang CEO yang punya pengalaman di bisnis hiburan. Saya yakin andai Mattia Binotto (Prinsipal Tim Scuderia Ferrari) masuk kandidat, orang-orang juga tidak akan senang,” imbuh pria berkebangsaan Italia itu.

Louis Camilleri memuji kinerja Chase Carey selama ini (Foto: Grand Prix 247)

Sekadar informasi, Chase Carey mengambil alih jabatan sebagai orang terpenting di F1 dari tangan Bernie Ecclestone. Hak kepemilikan F1 memang berpindah dari tangan pria berkebangsaan Inggris itu ke Liberty Media sejak 2017 setelah saham mayoritasnya dibeli perusahaan asal AS tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini