nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Zarco Ungkap Isi Pertemuannya dengan Petinggi Ducati di MotoGP Valencia 2019

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 19:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 14 38 2141973 zarco-ungkap-isi-pertemuannya-dengan-petinggi-ducati-di-motogp-valencia-2019-eZUbsbyGhW.jpg Johann Zarco sempat bertemu dengan petinggi Ducati Corse di sela-sela MotoGP Valencia 2019 (Foto: MotoGP)

MADRID – Sebuah pertemuan di motorhome Ducati Corse pada MotoGP Valencia 2019 mengubah nasib seorang Johann Zarco. Sebab, pertemuannya dengan dua petinggi Ducati, yaitu Gigi Dall’Igna dan Paolo Ciabatti, berbuah satu kursi di Tim Reale Avintia Ducati.

Seperti diketahui, nasib Johann Zarco sempat dinaungi awan gelap setelah dilepas oleh KTM Red Bull pada September 2019. Hal itu terjadi karena pembalap berpaspor Prancis itu memutuskan mengakhiri kontrak yang sedianya habis pada akhir musim 2020 menjadi 2019. Daripada menunggu lama, KTM mempercepat pelepasan sang pembalap.

Johann Zarco memperkuat LCR Honda di tiga balapan terakhir (Foto: MotoGP)

Baca juga: Gabung Tim Satelit Ducati, Zarco Enggan Sesumbar soal Podium

Beruntung, Johann Zarco diselamatkan LCR Honda dengan memberinya kesempatan mengaspal di tiga seri terakhir MotoGP 2019. Itu pun tidak menjamin masa depannya di grid MotoGP. Memang sudah dinaungi keberuntungan, pembalap berusia 29 tahun itu kini dipinang oleh Reale Avintia Ducati.

Johann Zarco mengatakan, beberapa pertemuan yang digelar di sela-sela MotoGP Valencia 2019 menyelematkan kariernya. Saat itu, kedua petinggi Ducati tersebut berusaha meyakinkannya bahwa ada satu kursi tersisa di tim independen.

Johann Zarco berpose di depan tulisan Ducati (Foto: Instagram/Johann Zarco)

“Kami menggelar beberapa pertemuan di mana mereka menjelaskan akan menyediakan tempat buat saya dan mencoba meyakinkan saya. Pertemuan itu sungguh mendorong kepercayaan diri saya!” papar Johann Zarco, dikutip dari Corse di Moto, Sabtu (14/12/2019).

“Mereka mengatakan kalau Avintia Ducati akan diubah statusnya. Hal yang menguntungkan saya adalah akan ada kesempatan bertarung sekali lagi untuk tujuh atau 10 besar, bertahan di Ducati, dan kemudian mendapat motor yang lebih bagus untuk masa depan,” tukas juara dunia Moto2 2015 dan 2016 itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini