Share

Greysia/Apriyani Kembali Telan Kekalahan di Laga Kedua BWF World Tour Finals 2019

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Kamis 12 Desember 2019 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 40 2141244 greysia-apriyani-kembali-telan-kekalahan-di-laga-kedua-bwf-world-tour-finals-2019-uUjwQou7KH.jpg Greysia/Apriyani kalah dari ganda putri China di laga kedua Final BWF 2019 (Foto: PBSI)

GUANGZHOU – Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu kembali meraih hasil negatif di ajang BWF World Tour Finals 2019. Setelah kalah dari Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) di laga perdana, kali ini mereka kembali tumbang saat menghadapi ganda putri asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Bermain di Tianhe Gymnasium, Kamis (12/12/2019) sore WIB, Greysia/Apriyani bermain cukup baik di gim pertama. Permainan menyerang yang mereka lakukan berhasil membuat pasangan China kesulitan untuk mengantisipasi datangnya bola. Greysia/Apriyani berhasil unggul 11-10 di interval.

Baca juga: Lolos ke Semifinal, Ahsan/Hendra Alihkan Fokus ke Laga Pamungkas Penyisihan Grup

Greysia/Apriyani kalah lagi di laga kedua BWF Wolrd Tour Finals 2019

Selepas jeda, Chen/Jia mencoba melambatkan tempo permainan. Akan tetapi, Greysia/Apriyani yang tak ingin terbawa permainan berusaha terus menekan. Setelah melewati pertarungan yang cukup ketat, mreka akhirnya berhasil merebut gim pertama dengan 21-17.

Memasuki gim kedua, wakil Indonesia justru tertekan dan tertinggal di skor 5-8. Ganda putri China yang bermain lebih percaya diri di gim kedua unggul 11-5 hingga interval. Chen/Jia terus menjaga keunggulan di gim kedua.

Greysia/Apriyani kalah lagi di laga kedua BWF Wolrd Tour Finals 2019

Sementara itu, Greysia/Apriyani yang ketinggalan cukup jauh semakin sulit keluar dari tekanan untuk mengejar perolehan poin. Gim kedua milik wakil China dengan 21-10. Sedangkan di gim ketiga atau gim penentu, Greysia/Apriyani kembali gagal meladeni permainan Chen/Jia hingga dipaksa menyerah 16-21.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini