nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gagal Sumbang Poin saat Hadapi Vietnam di SEA Games 2019, Fitriani Minta Maaf

Djanti Virantika, Jurnalis · Minggu 01 Desember 2019 15:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 01 40 2136612 gagal-sumbang-poin-saat-hadapi-vietnam-di-sea-games-2019-fitriani-minta-maaf-yAIsekzxsF.jpg Fitriani. (Foto: Laman resmi PBSI)

MUNTINLUPA – Tunggal putri Indonesia, Fitriani, meminta maaf lantaran gagal menyumbangkan angka saat berhadapan dengan Vietnam di nomor beregu putri SEA Games 2019. Ia mengaku kesulitan menumbangkan lawannya, Nguyen Thuy Linh, karena selain bermain secara gigih, Fitriani juga mendapat beberapa hambatan dari lapangan.

Fitriani yang turun di partai kedua dalam laga perempatfinal bulu tangkis beregu putri SEA Games 2019 memang gagal menuai hasil manis. Pemain berusia 20 tahun itu takluk dari Linh setelah bertarung rubber game yang berakhir dengan skor 14-21, 21-14, dan 14-21.

BACA JUGA: Dwi Cindy Desyana Rengkuh Emas Kedua Indonesia di SEA Games 2019

Akibatnya, kedudukan Indonesia sempat imbang 1-1 dengan Vietnam. Beruntung, di partai ketiga dan keempat, Indonesia berhasil menuai kemenangan kembali. Poin kedua bagi Indonesia disumbangkan oleh pasangan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriyani Rahayu, sementara kemenangan ditentukan lewat aksi Ruselli Hartawan.

Ruselli Hartawan

Mendapati situasi ini, Fitriani mengaku kecewa. Ia mengatakan hal tersebut terjadi karena dirinya masih beradaptasi dengan kondisi lapangan yang dinilai cukup berangin. Laga set pertama pun harus berakhir memilukan.

Di set kedua, Fitriani mengaku sudah mulai bisa beradaptasi dengan kondisi lapangan karena itu kemenangan bisa diraih. Tetapi, di set ketiga, posisi lapangan yang dinilai kurang menguntungkan akhirnya membuat harapan Fitriani untuk meraih kemenangan harus kandas.

Penampilan Fitriani

“Saya ingin minta maaf kepada tim karena belum bisa menyumbangkan poin. Di game pertama, saya masih mencari pola. Karena lapangannya cukup berangin, jadi saya harus bisa mengontrol lapangan. Game pertama saya kecolongan. Game kedua saya lebih bisa mengontrol bola. Tapi di poin-poin akhir, lawan lebih yakin. Dia juga ulet dan enggak gampang mati,” ujar Fitriani, sebagaimana dikutip dari laman PBSI, Minggu (1/12/2019).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini