nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Yamaha Ungkap Alasan Utama Depak Folger sebagai Test Rider

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 30 November 2019 12:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 30 38 2136344 yamaha-ungkap-alasan-utama-depak-folger-sebagai-test-rider-Af3VOFwj2n.jpg Jonas Folger (Foto: Twitter Monster Energy Yamaha)

LESMO – Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, akhirnya mengungkapkan alasan di balik keputusan timnya mendepak Jonas Folger dari jabatan test ridert. Jarvis beralasan bahwa Folger kurang memberikan kontribusi selama berstatus sebagai test rider Tim Yamaha.

Sebagaimana diketahui sejak memutuskan mundur dari MotoGP karena masalah kesehatan, Folger memang berstatus sebagai test rider Tim Yamaha. Meski hanya berstatus test rider, kontribusi Folger untuk Tim Yamaha disebut-sebut cukup krusial.

Jonas Folger

Kinerja Folger sebagai test rider Tim Yamaha sendiri disebut-sebut cukup memuaskan. Hal tersebutlah yang akhirnya memunculkan rumor bahwa manajemen Tim Yamaha siap memberikan kontrak baru pembalap berkebangsaan Jerman tersebut.

Baca Juga: Yamaha Bantah Depak Folger demi Bisa Rekrut Zarco sebagai Test Rider

Akan tetapi situasi justru berubah beberapa waktu lalu, yang mana Folger justru mengakui dirinya takkan menjadi test rider Tim Yamaha untuk musim depan. Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh pihak Tim Yamaha sendiri beberapa waktu lalu.

Jarvis selaku salah satu petinggi Tim Yamaha akhirnya buka suara terkait keputusan timnya mendepak Folger dari test rider. Jarvis memiliki pandangan bahwa Folger tak cukup maksimal menjalani perannya, hingga menganalisa informasi dan data YZR-M1 sulit dilakukan.

Lin Jarvis

“Sungguh sulit membandingkan informasi yang sama, feedback yang sama, interpretasi yang sama, akibat perbedaan metode dan prosedur kerja. Jadi tak ada lagi tim ujicoba Eropa atau Jepang,” ungkap Jarvis, seperti disadur dari GPOne, Sabtu (30/11/2019).

Baca Juga: Diberi Janji Palsu oleh Yamaha, Jonas Folger Kecewa Berat

“Kami membutuhkan pembalap yang cepat, kami butuh seseorang yang bisa memberi kami feedback yang benar-benar tepat. Kami tahu benar soal program uji coba kami, dan semoga kami bisa segera mendapatkan rider yang lebih cepat lagi,” tutup pria asal Inggris tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini