nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lorenzo Optimis Mampu Bangkit dari Keterpurukan pada MotoGP 2020

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 14:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 12 38 2128833 lorenzo-optimis-mampu-bangkit-dari-keterpurukan-pada-motogp-2020-IXBtIHOPKs.jpg Jorge Lorenzo. (Foto: Twitter Jorge Lorenzo)

AALST – Pembalap Tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo, optimis bisa bangkit dari keterpurukannya pada musim depan. Hal ini diyakini Lorenzo karena telah beberapa kali menghadapi situasi tersebut selama menjalani karier di MotoGP.

Lorenzo memang tengah berada dalam kondisi yang kurang baik di pentas MotoGP. Musim debut juara dunia lima kali itu bersama Honda tak berjalan mulus sehingga masa depannya pun diterpa rumor kurang sedap.

BACA JUGA: Sebut Ducati sebagai Kenangan Indah, Lorenzo: Ada Banyak Cinta di Sana

Kondisi ini terjadi karena Lorenzo kesulitan beradaptasi dengan motor Honda. Kondisi motor yang berbeda dengan gaya balap Por Fuera –julukan Lorenzo– hingga kecelakaan parah yang kini memengaruhi kondisi fisiknya menjadi penyebab dari sulitnya adaptasi tersebut.

Penampilan Jorge Lorenzo di MotoGP 2019

Tetapi, Lorenzo memastikan tak menyerah dengan kondisinya yang tengah terpuruk saat ini. Pembalap asal Spanyol itu pun optimis bakal bangkit dan menuai hasil manis pada musim depan. Ia pantang menyerah karena sejatinya sudah pernah mengalami nasib serupa saat bernaung di Ducati. Kala itu, Lorenzo harus terpuruk di musim perdananya dan akhirnya bangkit di tahun berikutnya.

"Saya menganggap diri saya sangat beruntung karena telah meraih kemenangan lebih dari yang saya harapkan ketika mulai di bidang ini. Saya mulai memenangkan gelar pada 2006 dengan Dall'Igna di Aprilia. Di Yamaha, dia menemukan motor yang secara praktis dirancang untuk saya. Di MotoGP, saya langsung menjadi kuat, kemudian beberapa tabrakan datang dan ada saat pertama saya memulai berpikir harus mengambil risiko lebih besar,” ujar Lorenzo, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (12/11/2019).

Penampilan Jorge Lorenzo di MotoGP 2019

"Kami hidup di dunia saat ini dan hasil yang didapat begitu diperhitungkan. Jika saat itu pembalap lebih mudah memukul Anda, masuk akal jika tim berpikir untuk mengganti Anda. Ketika beralih dari Yamaha ke Ducati, saya merasa cukup terkejut. Sebab, Honda banyak berkutik dengan ban belakang, gaya yang berlawanan dengan saya. Di HRC, seperti biasa, Marquez adalah ujung tombak, sementara di Ducati dan Yamaha setelah Valentino pergi, saya adalah titik referensi,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini