nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejuaraan Indonesia Asia Taekwondo Hanmadang Championship 2019 Siap Digelar

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 24 Oktober 2019 21:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 24 43 2121417 kejuaraan-indonesia-asia-taekwondo-hanmadang-championship-2019-siap-digelar-UufNwOwK0j.jpg Dua atlet sedang bertarung (Foto: Istimewa)

PENGURUS Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), bekerja sama dengan Badan Dunia Taekwondo Kukkiwon siap menggelar kejuaraan internasional taekwondo Hanmadang yang bertajuk Indonesia Asia Taekwondo Hanmadang Championships 2019 di GOR POPKI, CIbubur, Jakarta Timur pada 26–27 Oktober 2019.

Kejuaraan internasional kali ini diikuti sebanyak 12 negara peserta. Selain tuan rumah Indonesia, negara-negara yang berpartisipasi adalah Bangladesh, Brunei Darussalam, Tiongkok, Hongkong, Irak, Iran, Korea Selatan, Malaysia, Nepal, Singapura dan Srilangka.

Diikuti sebanyak 1176 atlet dan 36 wasit internasional, kejuaraan ini akan mempertandingkan 12 materi kategori, yaitu Kyorugi (tarung) Colour belt, Poomsae (jurus) Colour belt, Long Jump Kick Breaking, High Jump Kick Breaking, Fist Breaking, Knife Hand Breaking, Side/Back Kick Breaking, Allaroung Breaking, Taekwondo Aerobic, Team Competition, Kyorugi Team dan Poomsae Group.

Kejuaraan Indonesia Asia Taekwondo Hanmadang Championship 2019 (Foto: Istimewa)

Sesuai dengan visi Kukkiwon, kejuaraan Internasional Taekwondo Hanmadang yang digelar diseluruh dunia, termasuk di Indonesia yang baru pertama kali ini dilaksanakan, bertujuan untuk mendorong atmosfer ilmu bela diri tradisional Korea berkembang dan dicintai oleh masyarakat internasional.

BACA JUGA: Kerja Sama dengan Kukkiwon, PBTI Gelar The Event 2019 Indonesia Asia Hanmadang Championship

Kukkiwon melihat bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang sangat besar populasi taekwondo-nya. Dengan jumlah sangat besar yang ditunjang dengan fasilitas dan kejuaraan-kejuaraan taekwondo yang begitu masif diselenggarakan di berbagai daerah, Kukkiwon melihat atmosfer perkembangan taekwondo di Indonesia perlu dipertahankan bahkan perlu terus dijaga kelestarian populasinya.

Dalam Kejuaraan Internasional Taekwondo Hanmadang ini, para praktisi taekwondo bukan saja menunjukkan keahlian bela diri, bertarung ataupun berolah jurus tetapi mereka diberi kesempatan untuk berkompetisi dengan berbagai kemampuan atraksi serta demonstrasi yang dimiliki dari  berbagai tingkatan usia.

Dengan keberagaman kategori yang dipertandingkan itu, para pencinta olahraga beladiri akan dimanjakan dengan ragam kompetensi keahlian, bukan saja berasal dari kalangan atlet yang masih produktif bertanding. Akan tetapi, juga berasal dari para mantan atlet dan para praktisi taekwondo lainnya yang fokus pada upaya pelestarian nilai budaya dan filosofi taekwondo.

Dalam suasana dan atmosfer itulah diharapkan setiap negara yang menyelangarakan ajang ini dapat menangkap maksud dari tujuan mulia Kukkiwon, yaitu mendorong keterbukaan akan minat, sekaligus pelestarian niai-nilai ilmu beladiri asal Korea, sambil membangun orientasi kebersamaan, kehangatan dan persatuan dilingkungan keluarga besar taekwondo di seluruh dunia.

Sebagai negara yang baru pertama kali menggelar ajang kejuaraan Internasional taekwondo Hanmadang 2019 ini, Indonesia melalui PBTI dengan dukungan penuh Kukkiwon juga akan menyajikan gelaran festival kejuaraan yang paling diminati diseluruh dunia ini, dengan kualitas dan standar yang sama seperti di ajang-ajang Internasional Hanmadang lainnya.

Sebab, andai tuan rumah menyelenggarakan kejuaraan ini dengan baik maka akan mendapat respons positif oleh Kukkiwon. Harapannya ajang ini juga akan menjadi pengalaman dan pengetahuan positif bagi PBTI.

Dengan pengetahuan dan pengalaman itu niscaya kedepan taekwondo Indonesia juga akan dapat mengembangkan sekaligus mengolaborasikan berbagai kemampuan praktisi taekwondo untuk menyelenggarakan kejuaraan ini secara rutin dimasa yang akan datang.

Selain dihadiri oleh Presiden Kukkiwon dan Ketua Umum PBTI, dalam pembukaan kejuaraan ini juga akan dihadiri oleh sejumlah pejabat antara lain, Duta Besar Korea untuk Indonesia, Kim Chang Beom, Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, Menpora, Kapolri dan Panglima TNI serta pejabat lainnya. Selain itu, kejuaraan ini juga akan dihadiri oleh sejumlah ketua umum dan pimpinan cabang olahraga, khususnya cabang olahraga beladiri, antara lain pencak silat, karate, jujitsu, kempo dan wushu.

Dalam kesempatan ini, Kukkiwon juga akan menyematkan penghargaan (DAN Blackbelt) kepada sejumlah praktsi dan pengurus taekwondo di Indonesia. Puncak acara pembukaan akan dimeriahkan oleh pertunjukkan atraksi taekwondo terbaik di dunia dari tim demonstrasi taekwondo Kukkiwon.

Dengan adanya informasi ini diharapkan para pegiat praktisi taekwondo dan masyarakat luas, dapat ikut berpartisipsi menyaksikan sekaligus memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding termasuk memberikan citra positif sebagai tuan rumah kepada seluruh peserta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini