nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dovizioso Bicarakan Makna Jadi Runner-up MotoGP

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 05:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 12 38 2115989 dovizioso-bicarakan-makna-jadi-runner-up-motogp-ivLqcgqoYj.jpg Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso (Foto: Laman Resmi MotoGP)

TRENTO – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, lagi-lagi gagal menjadi juara dunia MotoGP. Sebagaimana diketahui, dalam gelaran MotoGP 2019 ia kembali dikalahkan oleh rider Repsol Honda, Marc Marquez. Mengingat musim kompetisi belum berakhir, kini capaian tertinggi yang masih bisa diraih Dovizioso adalah dengan menjadi runner-up.

Banyak pihak menilai bahwa Dovizioso akan menganggap musim ini sebagai bencana jika hanya menjadi runner-up kejuaraan. Pasalnya, dalam dua musim terakhir ia telah merasakan posisi runner-up tersebut, sehingga pembalap asal Italia itu kini mengincar prestasi yang lebih tinggi, yaitu juara dunia.

Baca juga: Bradl Kagum dengan Pencapaian Marquez di MotoGP 2019

Andrea Dovizioso saat melaju di lintasan balap

Dovizioso sendiri tidak memungkiri kalau ia merasa kecewa lantaran gagal menjadi juara dunia. Akan tetapi, ia sama sekali tak menganggap musim yang dijalaninya ini sebagai sebuah bencana. Sebab, menjadi runner-up kejuaraan adalah prestasi yang membanggakan.

Jika melihat kondisi Dovizioso lima tahun lalu, apa yang diraih olehnya saat ini tentunya sebuah loncatan yang luar biasa. Sebelum gelaran MotoGP 2017, Dovizioso hanya dianggap sebagai pembalap yang biasa-biasa saja dan kesulitan untuk bisa tampil kompetitif. Maka dari itu, ketika ia kini mampu bersaing memperebutkan gelar juara dan menjadi runner-up, tak ada sesuatu yang disesalinya.

"Itu selalu tergantung pada sudut pandang. Anda harus mengatakan bahwa empat atau lima tahun yang lalu kami tertinggal sangat jauh, dan sekarang menempati posisi kedua di Kejuaraan Dunia sudah dianggap sebagai bencana, tahun yang membawa malapetaka. Sayangnya, orang-orang memang seperti itu,” jelas Dovizioso, melansir dari Speedweek, Sabtu (12/10/2019).

Andrea Dovizioso

"Menurut saya, ini adalah jalan tengah. Dalam dua tahun terakhir - karena musim ini belum berakhir - kami telah menunjukkan dua tahun yang luar biasa. Kami memenangkan banyak balapan. Tapi saya harus mengakui kekuatannya. Marc bukan hanya super cepat, tetapi salah satu atribut terkuatnya adalah ia telah menang sejak lama tetapi juga terus meningkat,” tandas Dovizioso.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini