nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marquez Ngaku Pernah Hampir Menyerah Jadi Pembalap

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 12 September 2019 06:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 12 38 2103792 marquez-ngaku-pernah-hampir-menyerah-jadi-pembalap-FkkCgObSb8.jpg Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (Foto: Laman Resmi MotoGP)

BARCELONA – Sepanjang berkarier sebagai pembalap motor grand prix, Marc Marquez telah menjadi juara dunia sebanyak tujuh kali. Hal itu tentunya sebuah capaian yang luar biasa. Akan tetapi, patut dicatat karena Marquez hampir saja tidaj mendapatkan semua itu jika pada akhir musim balap 2011 ia menyerah.

Pada 2011, Marquez sejatinya masih berlaga di kelas Moto2. Nahas bagi pembalap berjuluk The Baby Alien itu, karena di pengujung musim ia mengalami dua kali kecelakaan, yakni pada saat sesi latihan bebas di Australia dan Malaysia.

Baca juga: Poncharal: Cuma Quartararo yang Bisa Jadi Penantang Marquez!

Marc Marquez

Insiden tersebut ternyata membuat penglihatan Marquez mengalami gangguan. Diakui oleh pembalap 26 tahun itu kalau ia merasa dua kali lebih sulit untuk melihat dan kondisi tersebut sempat membuatnya merasa frustrasi. Sebab, gangguan penglihatan membuatnya tak bisa melaju dengan maksimal di lintasan.

Marquez pun semakin dibuat frustrasi karena setelah menjalani operasi, penglihatannya tetap tak kunjung membaik. Ia bahkan sampai marah kepada dokter yang merawatnya akibat hal tersebut. Akan tetapi, dengan tekad yang kuat untuk bisa kembali ke lintasan balap, Marquez bertarung melawan penyakitnya dan akhirnya mencapai kesuksesan seperti sekarang ini.

"Ketika saya pergi konsultasi, melihat menjadi dua kali (lebih sulit) dan saya merasa pusing di jalan, saya sangat khawatir. Saya diberitahu bahwa saya harus bersabar selama empat atau lima bulan, hanya pada saat itulah keputusan tentang operasi dibuat,” ungkap Marquez, melansir dari Speedweek, Kamis (12/9/2019).

Marc Marquez saat melaju di lintasan balap

β€œDan ketika saya meninggalkan ruang operasi, saya masih terlihat buruk. Saya bertanya kepada dokter apa yang dia lakukan kepada saya. Itu adalah proses pemulihan yang lama. Tetapi keinginan untuk bisa mengendarai sepeda motor lagi membantu saya melalui proses ini. Bagi saya, kehidupan tanpa motor adalah hal yang tak terbayangkan,” tukas Marquez.

1
2

Berita Terkait

MotoGP

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini