nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Enggan Menyesuaikan Diri, Zarco Semakin Jauh dari Motor KTM

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 04:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 23 38 2082285 enggan-menyesuaikan-diri-zarco-semakin-jauh-dari-motor-ktm-hqVaSkNtX6.jpg Johann Zarco (Foto: MotoGP)

MUNDERFING – Pembalap KTM Red Bull, Johann Zarco, belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan performa di MotoGP 2019. Zarco yang baru didatangkan KTM pada awal musim ini belum beradaptasi secara maksimal dengan kuda besinya, RC16.

Zarco sudah melalui sembilan balapan hingga saat ini tetapi hanya satu kali berada di posisi 10 besar. Capaian terbaik pembalap berpaspor Prancis itu tercatat saat mentas di MotoGP Catalunya 2019. Zarco mampu memacu RC16 untuk menduduki posisi 10 saat menyentuh garis finis di Sirkuit Catalunya.

Johann Zarco (Foto: MotoGP)

Setelah mencatatkan hasil tersebut performa Zarco kembali menurun karena gagal finis di dua balapan terakhir paruh pertama musim ini. Akibat performa buruk Zarco itu maka ia pun cuma bisa menempati posisi 17 pada klasemen sementara dengan koleksi 16 poin.

BACA JUGA: Gaya Balap Zarco Dinilai Tak Cocok dengan Motor KTM

Torehan Zarco berbeda jauh dengan rekan setimnya, Pol Espargaro. Meski sama-sama mengendarai RC16 tetapi hasil yang ditorehkan Pol jauh lebih baik. Pembalap berpaspor Spanyol itu kini menempati posisi 10 dengan koleksi 56 poin.

Johann Zarco (Foto: MotoGP)

Pol pun menyarankan Zarco agar lebih berani untuk mengambil risiko saat melakukan pengereman. Sebab, hal itulah yang dilakukannya hingga mampu mengeluarkan potensi maksimal dari RC16 dalam balapan.

“Perlu mengambil risiko setiap pengereman untuk mengambil titik (terkuat) dari motor ini. Saya membawanya ke batas dan maksimum,” ujar Pol, seperti yang dikutip dari laman resmi MotoGP, Selasa (23/7/2019).

Saran itu sejatinya cukup bermanfaat untuk Zarco apalagi Pol lebih paham soal RC16 karena sudah bergabung dengan KTM sejak 2017. Zarco tentu akan menampung saran itu tetapi kini ia memutuskan untuk melakukan hal yang lain yakni dengan berusaha membuat motor sesuai dengan gaya balapnya dan bukan sebaliknya.

“Saya memiliki perasaan bahwa saya perlu bekerja secara terbalik dan melakukan catatan waktu yang sama seolah-olah saya berlari secara normal,” pungkas Zarco.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini