nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Juga Akhiri Puasa Kemenangan, Rossi: Saya Bukan Pembalap yang Buruk!

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 14:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 11 38 2077567 tak-juga-akhiri-puasa-kemenangan-rossi-saya-bukan-pembalap-yang-buruk-9sBJjviWoX.jpg Valentino Rossi. (Foto: Laman resmi MotoGP)

LESMO – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, belum juga mampu menghentikan puasa kemenangannya di MotoGP yang telah berlangsung cukup lama. Meski begitu, ia tak merasa telah menjadi pembalap yang gagal dan buruk.

Puasa kemenangan Rossi memang telah berlangsung begitu lama. Pembalap berjuluk The Doctor itu terakhir kali memenangkan balapan pada 2017 di Grand Prix (GP) Belanda. Setelah itu, Rossi belum bisa kembali naik podium pertama.

BACA JUGA: Hasil Paruh Musim MotoGP 2019 Tak Sesuai Harapan Rossi

Musim lalu, pembalap asal Italia itu bahkan harus puas mengakhiri perlombaan tanpa satu pun kemenangan. Rossi bahkan hanya satu kali naik podium kedua di MotoGP 2018 yang terjadi pada GP Jerman.

Valentino Rossi belum bisa hentikan puasa kemenangan yang telah berlangsung lama

Tren negatif Rossi pun terus berlanjut ke musim ini. Alih-alih mengejar gelar juara ke-10, Rossi justru kerap kali terpuruk. Ia bahkan gagal mendapatkan satu pun poin dalam tiga balapan beruntun musim ini. Alhasil, Rossi pun kini masih bertengger di posisi keenam pada klasemen sementara MotoGP 2019 dengan 80 poin.

Hasil ini tentu saja sangat disayangkan oleh Rossi. Tetapi, ia memastikan tidak akan menyerah dengan kondisi yang ada. Rekan setim Maverick Vinales itu bahkan begitu optimis bisa menghentikan tren negatifnya dalam waktu dekat.

Valentino Rossi belum bisa hentikan puasa kemenangan yang telah berlangsung lama

"Tentu saja, saya tidak suka situasi ini. Tetapi, saya memiliki periode kelemahan yang serupa dalam karier saya dan selalu mampu memenangkan balapan lagi. Saya memenangkan 89 balapan di kelas WRC tertinggi,” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Kamis (11/7/2019).

“Ketika saya mengingat prestasi ini, saya pikir, saya bukan pembalap yang buruk. Tidaklah memalukan jika 89 kemenangan berhenti seperti itu. Tapi, saya tidak akan menyerah. Saya tidak merasa ada sesuatu yang berubah dalam 12 bulan terakhir. Saya memiliki motivasi yang cukup, saya menantikan balapan dan tidak ada kekurangan konsentrasi,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini