nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Herry IP Bocorkan Rahasia Kekompakan Tim Ganda Putra

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 20 April 2019 18:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 20 40 2045912 henry-ip-bocorkan-rahasia-kekompakan-tim-ganda-putra-WHKbDLNmXf.jpg Fajar/Rian vs Marcus/Kevin. (Foto: PBSI)

JAKARTA – Indonesia saat ini boleh berbangga lantaran ada tiga wakil ganda putranya yang masuk ke dalam peringkat lima besar dunia. Ketiga wakil tersebut adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Dengan memiliki banyak pasangan yang hebat, tentu membuat persaingan di sektor ganda putra Indonesia semakin keras. Bahkan ketika pasangan-pasangan Indonesia itu bertemu di suatu kompetisi, tak jarang mereka saling melontarkan ejekan di lapangan. Seperti apa yang kerap terjadi di pertandingan yang mempertemukan antara Marcus/Kevin dan Fajar/Rian.

Baca Juga: Henry IP Senang Indonesia Miliki Tiga Pasang Ganda Putra Andalan

Akan tetapi menurut pemaparan Kepala pelatih ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, persaingan itu terjadi hanya ketika mereka berada di lapangan. Lalu ketika di luar lapangan, ketiga pasang ganda putra andalan Indonesia itu justru harmonis.

Keharmonisan itu muncul lantaran PBSI telah menerapkan peraturan-peraturan yang membuat semua tim ganda putra Indonesia menjadi lebih kompak. Peraturan tersebut seperti makan harus bersama, lalu pembagian kamar tidak harus selalu dengan pasangan masing-masing.

“Salah satunya makan bersama. Kedua, harus tahu kalau pertandingan, Kevin sekamar sama Rian, Fajar sama Marcus. Kalau di lapangan mereka tempur, sudah biasa, mereka profesional. Di lapangan ledek-ledekan, ngotot-ngototan, servis colong-colongan, selesai pertandingan ya sudah ketawa-ketawa lagi,” terang Herry IP, dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (20/4/2019).

Herry IP pun merasa tak terlalu sulit untuk membuat para pasangan ganda putra menjadi kompak. Karena ketika bertemu di lapangan, perasaan bersaing itu takkan berlanjut ketika game sudah berakhir. Namun berbeda dengan di sektor putri, yang menurutnya jauh lebih baper (bawa perasaan) sehingga sulit menjaga kekompakan.

“Kebetulan anak-anak ganda putra nggak baperan, beda sama cewek, nah itu nproblem yang sulit. Kalau laki-laki ledek-ledekan biasa aja, happy aja,” tutupnya.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini