nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dipenuhi Optimisme, Ducati Tak Pernah Frustrasi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 23:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 17 38 2044889 dipenuhi-optimisme-ducati-tak-pernah-frustrasi-40mPAlO5Kz.jpg Tim Mission Winnow Ducati (Foto: MotoGP)

AUSTIN – Setiap tim tentunya pernah mengalami masa-masa sulit. Bahkan tak jarang pula, dalam masa sulit tersebut, sebuah tim mengalami frustrasi. Kendati demikian, hal itu nyatanya tak berlaku bagi tim pabrikan Ducati. Manajer Ducati, Davide Tardozzi, menerangkan kalau timnya selalu diliputi optimisme, sehingga tak terbelenggu oleh rasa frustrasi.

Musim yang dijalani Ducati pada gelaran MotoGP 2018 sebenarnya tak berjalan mulus sepenuhnya. Dalam beberapa seri balapan, tim pabrikan asal Italia itu kerap menuai hasil mengecewakan. Kendati begitu, karena Ducati telah memahami kekuatan yang dimilikinya, maka mereka pun tak larut dalam kegagalan mereka.

(Baca juga: Alasan Dovizioso Optimis Raih Gelar di MotoGP 2019)

Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci

Tardozzi kemudian mencotohkan apa yang terjadi kepada pembalapnya di musim lalu, Jorge Lorenzo. Pada musim balap MotoGP 2017, Lorenzo tak memenangkan satu pun seri balapan. Bisa dibilang 2017 adalah musim terburuk Lorenzo selama berkarier di MotoGP. Akan tetapi, pada 2018 pembalap berjuluk X-Fuera itu mampu bangkit dan menyabet tiga kemenangan.

Jorge Lorenzo

“Tidak, tidak, tidak ada frustrasi karena kami tahu kekuatan kami sendiri. Jika kami kalah, semuanya tidak berjalan dengan baik, atau ada saat-saat yang membuat frustrasi, maka itu adalah tentang menemukan solusi untuk menjadi lebih baik di balapan berikutnya,” beber Tardozzi, menyadur dari Speedweek, Rabu (17/4/2019).

“Kami melihat tekad ini di Jorge Lorenzo. Musim pertamanya (2017) bisa menghancurkannya dari kepala, namun tidak seperti itu, yang terjadi adalah sebaliknya. Dia selalu memiliki kekuatan untuk bertarung dan memberikan segalanya - dan di musim kedua dia telah melakukan balapan hebat,” jelas Tardozzi.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini