nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ciabatti Sebut Kontroversi Komponen Ilegal Bisa Didiskusikan Baik-Baik

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 06:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 16 38 2030719 ciabatti-sebut-kontroversi-komponen-ilegal-bisa-didiskusikan-baik-baik-sAvhIhBrZu.jpg Andrea Dovizioso (Foto: motogp.com)

BOLOGNA – Direktur Olahraga Ducati, Pablo Ciabatti, menilai bahwa kontroversi komponen ilegal kala tampil pada seri perdana MotoGP musim 2019 di Qatar. Ciabatti menilai bahwa kontroversi tersebut sejatinya bisa diselesaikan secara baik-baik, tanpa harus sampai ke penggadilan.

Sebagaimana diketahui, terdapat empat tim yang menuduh Tim Ducati menggunakan komponen ilegal kala tampil di Sirkuit Losail pada dini hari WIB. Mereka mempermasalahkan winglet yang terpasang di bagian depan ban belakang motor Ducati pada MotoGP Qatar.

Keempat tim tersebut menduga winglet tersebut untuk membantu mendinginkan ban belakang, yang mana hal tersebut merupakan ilegal. Akan tetapi protes keempat tim tersebut mendapatkan reaksi negatif dari FIM –selaku penyelengara MotoGP.

Andrea Dovizioso

Bahkan demi mendapatkan keadilan, keempat tim yang memprotes pemasangan komponen ilegal Tim Ducati sendiri membawa kasus ini ke pengadilan. Keputusan hasil dari pengadilan tersebut akan diumumkan sebelum MotoGP Argentina 2019.

Baca Juga: Turut Protes Winglet, Brivio Tegaskan Suzuki Tak Berniat Jatuhkan Ducati

Ciabatti pun menilai bahwa permasalahan kontroversi komponen ilegal Tim Ducati di MotoGP Qatar 2019 sebenarnya bisa diselesaikan dengan secara baik-baik. Terlebih para peserta sendiri selalu membahas segala macam persoalan dalam pertemuan-pertemuan Asosiasi Pabrikan (MSMA).

Andrea Dovizioso

“Beberapa hal memang selalu tak menyenangkan, karena mereka merebut kesenangan orang usai meraih hasil penting, dan karena mereka melakukan protes usai balapan, serta menciptakan kontroversi yang mungkin tak kami butuhkan,” jelas Ciabatti, seperti dikutip dari GPOne, Sabtu (16/3/2019).

“Dalam situasi seperti saat ini, kamilah yang menderita. Yang bisa kami katakan adalah, ada MSMA, dan kami harus memanfaatkan badan ini lebih sering dan lebih baik,” tuntas pria berkebangsaan Italia tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini