nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

CEO Aprilia: Protes Komponen Ilegal Bukan untuk Jatuhkan Nama Ducati!

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 15 Maret 2019 05:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 15 38 2030185 ceo-aprilia-protes-komponen-ilegal-bukan-untuk-jatuhkan-nama-ducati-vtOEm5FlM3.jpg Andrea Dovizioso (Foto: motogp.com)

NOALE – CEO Aprilia Gresini, Massimo Rivola, menyatakan bahwa protes yang dilakukan oleh timnya terkait komponen ilegal yang digunakan pada Desmosedici GP19, tak benar-benar bertujuan untuk menjatuhkan nama Ducati.

Rivola menyebut bahwa protes yang dilakukan Tim Aprilia terhadap komponen ilegal Ducati lebih kepada Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, yang dalam beberapa kesempatan memang kerap kali membuat keputusan yang kontroversial.

Andrea Dovizioso

Sebagaimana diketahui, terdapat empat tim yang menuduh Tim Ducati menggunakan komponen ilegal kala tampil di Sirkuit Losail pada dini hari WIB. Mereka mempermasalahkan winglet yang terpasang di bagian depan ban belakang motor Ducati pada MotoGP Qatar.

Baca Juga: Dall'Igna: Ducati Tak Langgar Aturan Apa pun di MotoGP

Keempat tim tersebut menduga winglet tersebut untuk membantu mendinginkan ban belakang, yang mana hal tersebut merupakan ilegal. Akan tetapi protes keempat tim tersebut mendapatkan reaksi negatif dari FIM –selaku penyelengara MotoGP.

Aleix Espargaro

“Protes yang kami lakukan tersebut (terhadap pemakaian komponen ilegal di MotoGP Qatar 2019) tak spesifik terarah untuk Ducati, karena kami tak ingin menjatuhkan siapa pun,” ucap Rivola, seperti dilaporkan oleh GPOne, Jumat (15/3/2019).

“Apa yang saya lihat serius adalah, usai menerima email pada 19 Februari 2019 yang menyatakan kami tak boleh memakai solusi serupa, sepekan setelahnya atau tepatnya 2 Maret 2019 terdapat sebuah email yang jelas menguntungkan Ducati sekali lagi,” tuntasnya.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini