nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Srikandi Cup Seri Kedua Jakarta Jadi Ajang Seleksi Timnas Putri

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 23:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 12 36 2017082 srikandi-cup-seri-kedua-jakarta-jadi-ajang-seleksi-timnas-putri-kC8KZEMs3r.jpg Tanago Friesian Jakarta vs Flying Wheel Makassar (Foto: Okezone/Giri Hartomo)

JAKARTA - Kompetisi bola basket putri Indonesia Srikandi Cup 2018-2019 telah masuki seri kedua. Kompetisi bola basket putri ini berlangsung sejak kemarin hingga 16 Februari 2019 mendatang.

Ketua koordinator Srikandi Cup Dedy Setiawan mengatakan seri kedua kali ini sekaligus menjadi anak seleksi tim nasional bola basket putri Indonesia. Timnas ini sendiri nantinya akan dipersiapkan untuk Sea Games Filipina 2019.

"Seri kedua ini menjadi sarana untuk seleksi awal pembentukan timnas putri untuk persiapan SEA Games Filipina," ujarnya kepada Okezone, Selasa (12/2/2019).

Tanago Friesian Jakarta vs Flying Wheel Makassar (Foto: Okezone/Giri Hartomo)

Dedy menyebut seri kedua kali ini akan lebih seru dibandingkan seri sebelumnya. Sebab setiap pemain pasti akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk masuk dalam skuad timnas bola basket putri Indonesia.

"Kami berharap semua pemain bisa mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik mereka," ucapnya.

BACA JUGA: Pelita Jaya Pertahankan Amin Prihantono

Sementara itu dalam laga pertamanya di seri kedua Jakarta, Tuan rumah Tanago Friesian Jakarta berhasil meraih hasil positif. Skuad asuhan Abrizalt Hasiholan itu sukses menaklukan lawannya Flying Wheel Makassar dengan skor 70-57.

Tanago Friesian Jakarta vs Flying Wheel Makassar (Foto: Okezone/Giri Hartomo)

Tuan rumah langsung menggebrak di kuarter pertama dengan keunggulan sementara 19-8. Center Tanago bernomor punggung 35 Jane Charissa Adelaide, sukses mengemas 7 angka di kuarter ini.

Kuarter kedua berjalan dan kembali tim asal ibu kota ini unjuk gigi. Hal itu dibuktikan oleh aksi ciamik dari kapten Tanago, Tiara Aulia Denaya kapten, yang mampu menjalankan instruksi Abrizalt Hasiholan dengan baik. 17 angka tambahan pun akhirnya mengiringi kemenangan sementara Tanago pada kuarter kedua 36-17.

Keunggulan tuan rumah di dua kuarter awal tidak terlepas dari banyaknya turn over lawan. Kemudian, Tanago bisa memanfaatkan 10 kesalahan menjadi 15 poin. Kemudian, Tanago mendapatkan tambahan 10 poin lagi dari skema serangan cepat.

Dua kuarter tersisa, Tanago meningkatkan intensitas penyerangannya dan semakin lapar untuk mencetak angka demi mengamankan target mereka meraih kemenangan atas Flying Wheel Makassar. Bermain selama 26 menit, Christine Tjundawan menjadi top skor untuk Tanago dengan total 19 angka, tujuh rebound dan empat assist. Sementara itu, Tiara mencetak 16 poin dan 12 rebound. Dari kubu Flying Wheel Makassar, Ummil Asmi juga menorehkan 18 poin dan 11 rebound disusul rekannya Azizah Abas 13 poin dan Jumriah HL 12 poin.

Meskipun menang, namun Pelatih Tanago, Abrizalt Hasiholan mengaku kurang puas dengan kinerja anak asuhnya. Sebab seharusnya tuan rumah bisa menang dengan margin lebih besar.

"Menang tapi saya tidak puas karena di game ini kami ingin mengejar average poin lebih banyak lagi. Saya tidak bilang anak-anak menganggap remeh lawan, biar itu menjadi instropeksi mereka sendiri. Yang jelas kami harus menjaga kualitas permainan tim sendiri. Kelemahan anak-anak hari ini adalah komunikasi defense, next tidak boleh terjadi lagi," ujarnya.

Sementara itu Pelatih Flying Wheel Makassar, Eddy Winarso, justru puas dengan kinerja pemainnya. Sebenarnya anak asuhnya sudah berkesempatan untuk menyalip perolehan poin tuan rumah, tetapi gagal karena kurang tenang.

"Secara hasil memang kami kalah.Tapi saya puas setidaknya anak-anak bisa tampil fight melawan tuan rumah khususnya di kuarter terakhir. Sayangnya di awal kami juga bermain kurang tenang dan terbawa ritme lawan," tukasnya.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini