nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masalah Pengereman Jadi PR Quartararo saat Kendarai YZR-M1

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 06:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 11 38 2016122 masalah-pengereman-jadi-pr-quartararo-saat-kendarai-yzr-m1-tLJX065q5Z.jpg Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo. (Foto: Twitter Petronas Yamaha)

SELANGOR – Tes pramusim MotoGP 2019 yang pertama telah selesai digelar, yang mana sudah berlangsung sejak 6 hingga 8 Februari 2019 kemarin. Dari hasil tes tersebut, pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, merasa masih sulit memahami kinerja pengereman motor YZR-M1 miliknya.

Rekan setim Franco Morbidelli itu merasa masih mengalami masalah dalam hal pengereman pada kuda besinya tersebut. Karena hal itu, Quartararo mengakui kesulitan ketika berada di tikungan. Pasalnya dengan belum menemukan cara pengereman yang tepat, Quartararo jadi banyak kehilangan kecepatan saat memasuki tikungan.

Baca Juga: Quartararo Bakal Diberikan Motor YZR-M1 Keluaran 2019

Hal itu jelas menjadi pr yang mesti diperbaiki Quartararo saat melakoni tes pramusim kedua, yang akan dilakukan di Sirkuit Losail, Qatar, pada Sabtu 23 Februari 2019 nanti. Pasalnya pembalap asal Prancis itu sudah cukup senang dengan kecepatan yang mampu ia dapatkan saat mengendarai YZR-M1. Jadi bila masalah pengereman bisa segera diatasi, maka hasil yang didapatkan pun juga akan lebih baik. Itulah yang Quartararo percayai.

“Pastinya kami masih kesulitan di bagian pengereman. Tikungan terakhir dan di sektor terakhir kami jadi banyak kehilangan (kecepatan). Pada awalnya kami cukup cepat, namun kami butuh untuk terus bekerja di bagian pengereman. Terutama ketika di tikungan, di mana kami merasa butuh perjuangan di sana,” ungkap Quartararo, mengutip dari Crash, Senin (11/2/2019).

“Bersama dengan Morbidelli kami telah memeriksa data dan hampir 0,3 detik (waktu yang hilang gara-gara pengereman) saat berada di tikungan. Kendati demikian hasil itu cukup positif bagi kami yang akan melakoni tes lagi di Qatar. Waktu itu cukup mudah untuk diperbaiki. Karena kami terbiasa untuk melakukannya,” tukas pembalap berusia 19 tahun itu.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini