nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Red Bull Komentari Regulasi Baru F1 2019

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 22:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 06 37 2014511 bos-red-bull-komentari-regulasi-baru-f1-2019-hNst7t0BOu.jpg Christian Horner (Foto:

MILTON KEYNES – Pimpinan Tim Red Bull-Honda, Christian Horner, mengomentari regulasi baru terhadap aero untuk kejuaraa dunia Formula One (F1) musim 2019. Menurut Horner, perubahan regulasi tersebut takkan memberikan dampak apa-apa terhadap persaingan di F1 2019.

Sebagaimana diketahui, Liberty sekalu promotor F1 memang memutuskan untuk mengubah regulasi aero di musim ini. Tujuannya adalah demi memperbesar peluang terjadinya aksi salip-menyalip di sepanjang F1 2019.

Regulasi baru tersebut meliputi perubahan bentuk sayap depan dan belakang yang akan lebih sederhana, desain komponen bargeboard dan pipa pendingin rem juga dimodifikasi demi mempermudah mobil saling menempel satu sama lain.

Tim Red Bull

Situasi tersebut pun membuat para teknisi tim-tim disibukkan dengan perubahan pada model mobil mereka demi mematuhi regulasi tersebut. Akan tetapi menurut Horner, perubahan regulasi tersebut takkan memberikan dampak apa-apa pada F1 2019.

Baca Juga: Usai Rasakan Mobil Red Bull Bermesin Honda, Verstappen: Semua Berjalan Positif

“Saya pikir itu (regulasi baru F1 terkait aero) tidak akan mengubah apapun. Dari apa yang saya lihat, karakteristik mobil akan sedikit berbeda di beberapa titik trek, tapi soal apakah mobil bisa lebih mudah menempel satu sama lain, saya pikir itu tidak akan berubah,” jelas Horner, seperti dikutip dari Motorsport, Rabu (6/2/2019).

F1 2018

“Saya pikir mereka (Liberty) pun sadar bahwa perubahan sayap depan ini bisa menjadi sebuah kesalahan karena diterapkan secara terburu-buru untuk 2019. Mereka mengambil bagian kecil dari konsep 2021, dan dipaksakan untuk mobil tahun ini,” sambung pria berusia 45 tahun itu.

“Kita tahu di F1 tidak ada namanya solusi kilat, semuanya harus bekerja secara harmoni dengan yang lain. Pendekatan yang naif dan mahal jika mereka mengira balapan akan menjadi lebih baik hanya dengan mengubah sayap depan. Tentu saja beban ini akan ditanggung oleh semua tim,” tutupnya.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini