Share

Usai Kehilangan Vinales, Suzuki Sempat Menderita di MotoGP

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 31 Januari 2019 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 31 38 2012052 usai-kehilangan-vinales-suzuki-sempat-menderita-di-motogp-sLLh8tDP5q.jpg Maverick Vinales. (Foto: AFP)

HAMAMATSU – Mekanik Tim Suzuki Ecstar, Jacques Roca, menceritakan masa-masa sulit yang harus dihadapi timnya setelah kehilangan Maverick Vinales. Menurutnya, kepergian Vinales ke Movistar Yamaha telah menjadi pemicu utama atas hasil buruk yang diraih Suzuki pada gelaran MotoGP 2017.

Vinales memang menjadi tumpuan Suzuki pada musim 2015 hingga 2016. Bakat begitu gemilang yang dimiliki pembalap asal Spanyol tersebut telah membuat pengembangan motor Yamaha menjadi begitu mudah dilakukan. Selama dua musim bernaung di sana, Suzuki pun bisa menuai hasil yang apik.

Maverick Vinales

Tetapi sayang, pada akhir 2017, Vinales memutuskan untuk angkat kaki dari tim yang bermarkas di Hamamatsu, Jepang, itu demi bergabung ke Yamaha. Roca mengaku setelah kepergian Vinales, dirinya dan seluruh mekanik lain harus bekerja begitu keras untuk membuat motor yang kompetitif. Minimnya pemahaman yang dimiliki rider penerus Vinales jadi penyebab utama. Tetapi, setelah melewati masa-masa sulit, Suzuki akhirnya bisa kembali bangkit pada musim lalu.

BACA JUGA: Vinales Diklaim Berperan Besar atas Perkembangan Pesat Suzuki di MotoGP

"Dengan Vinales, Suzuki telah membuat hasil yang sangat baik. Kemudian, kami berakhir dengan dua pembalap yang tidak tahu motor, termasuk pembalap rookie dan Iannone yang datang dari motor yang sama sekali berbeda,” ujar Roca, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Kamis (31/1/2019).

Alex Rins

“Kami mulai tersesat, baik dengan hal-hal yang dia katakan kepada kami atau dengan hal-hal yang kami pikirkan. Tanggung jawab dibagikan. Selama beberapa waktu, Rins terluka dan tim juga kehilangan tes. Kami semua pergi ke arah yang salah dan sulit untuk kembali ke jalurnya,” tukasnya.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini