nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Petronas Yamaha Ogah Mengalah ke Tim Pabrikan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 08:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 30 38 2011160 petronas-yamaha-ogah-mengalah-ke-tim-pabrikan-lc3n6diPf1.jpg Duet pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli (Foto: SIC Racing Team/Twitter)

KUALA LUMPUR – CEO Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, memastikan tidak akan ada team order selama musim MotoGP 2019 berjalan. Pria asal Malaysia itu bahkan mempersilakan Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo untuk menantang kedua pembalap Movistar Yamaha yang merupakan tim pabrikan.

Sebagaimana diketahui, Petronas Yamaha SRT dikontrak selama tiga tahun untuk menjadi tim satelit. Posisi tersebut sebelumnya ditempati oleh Tech 3. Namun, pendiri Tech 3, Herve Poncharal, memutuskan hengkang ke KTM dan mengakhiri kerjasama selama 20 tahun bersama Yamaha.

(Baca juga: CEO Petronas Yamaha SRT: Kami Underdog yang Ambisius)

Tim Movistar Yamah

Kontrak Petronas SRT sebagai tim satelit Yamaha bisa saja diperpanjang menjadi lima tahun. Namun, Razlan Razali enggan apabila kontrak itu diperoleh dengan cara mengalah ke tim pabrikan Yamaha. Sebab, ia ingin Morbidelli dan Quartararo bisa memenangi balapan.

“Kami tidak akan mengikuti team order dalam bentuk apa pun,” ujar Razlan Razali, dinukil dari Tuttomotoriweb, Rabu (30/1/2019).

“Jika kedua pembalap kami baik-baik saja, kami akan membiarkan mereka bertarung, karena kami ingin mereka menang,” imbuh pria berkebangsaan Malaysia itu.

Razlan Razali

Movistar Yamaha sendiri masih belum berkomentar mengenai pernyataan Razlan Razali. Akan tetapi, team order memang tidak lazim dilakukan di arena MotoGP seperti halnya Formula One (F1).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini