nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Ducati Sarankan MotoGP Terapkan Berat Minimum Pembalap

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 14 Desember 2018 01:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 13 38 1991044 bos-ducati-sarankan-motogp-terapkan-berat-minimum-pembalap-vsiT9Ouh7e.jpg Bos Ducati, Gigi Dall'Igna (Foto: AFP)

BOLOGNA – Manajer Umum Ducati, Gigi Dall’Igna, memberikan saran kepada pihak penyelenggara MotoGP untuk menerapkan batas berat badan minimum pembalap. Pasalnya, hal itu dinilai sebagai sesuatu yang penting agar perangkat yang digunakan oleh para pembalap bisa diseragamkan guna menyokong performa di atas lintasan.

Dall’Igna sebenarnya sudah memiliki ide mengenai penerapan batas minimum berat badan pembalap sejak lama. Akan tetapi, ia tak bisa melakukannya lantaran dalam turnamen MotoGP masih terdapat Dani Pedrosa, yang merupakan pembalap dengan berat badan terendah. Tercatat, bobot Pedrosa hanya 51kg saja. Tak ayal, kini setelah Pedrosa pensiun, Dall’Igna ingin agar sarannya tersebut diterapkan.

(Baca juga: Marquez Akui Selalu Miliki Ambisi Besar saat Balapan)

Dani Pedrosa

Selama ini pihak MotoGP memang tak pernah memperhitungkan batas minimum berat badan pembalap. Sebagai gantinya, tim-tim dipersilakan untuk memilih ban secara bebas, sesuai dengan bobot pembalap mereka masing-masing. Sayangnya, dalam pemilihan ban tersebut, Michelin tak bisa memproduksi ban yang mampu memuaskan semua pihak.

Maka dari itu, Dall’Igna beranggapan jika berat badan pembalap bisa diseragamkan dengan adanya batas minimum, maka para rider akan menggunakan ban Michelin yang sama. Dall’Igna menilai hal itu lebih adil ketimbang yang terjadi sekarang ini.

Gigi Dall'Igna

“Jujur, di masa lalu itu cukup sulit untuk berbicara tentang hal itu, juga karena Pedrosa berada di kejuaraan dan jika Anda melakukan aturan seperti bobot minimum, pasti Pedrosa akan mendapat banyak penalti. Sekarang, mungkin, sudah waktunya untuk memikirkan kembali situasinya," ungkap Dall’Igna, menukil dari Crash, Jumat (14/12/2018).

“Kadang-kadang berat badan pembalap tidak begitu penting, namun sekarang di MotoGP, dengan ban ini, saya pikir berat badan adalah salah satu masalah yang dalam beberapa kasus Anda harus melawannya. Saya tidak bisa memaksakan aturan itu, namun jujur saya pikir ini akan menjadi peraturan yang adil," tukas Dall’Igna.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini