nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejurnas Junior Taekwondo 2018 Siap Digelar

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 12 Desember 2018 07:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 12 43 1990046 kejurnas-junior-taekwondo-2018-siap-digelar-XQqucQf1Y3.jpg Pertandingan Taekwondo di Test Event Asian Games 2018 (Foto: ANTARA)

JAKARTA - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) akan menggelar Kejurnas Junior Taekwondo Indonesia 2018 di GOR POPKI Cibubur, pada 14 – 16 Desember 2018. Kejurnas akan di ikuti oleh 420 peserta dari 34 provinsidi Indonesia dalam dua kategori, Kyorugi dan Poomsae. Untuk Kyorugi (tarung) akan mempertandingkan 10 kelas putra dan 10 kelas putri, sedangkan Poomsae (jurus) akan dipertandingkan 5 kelas.

Sepuluh kelas yang akan di pertandingkan adalah untuk putra : U-45 Kg, U-48 Kg, U-51 Kg, U-55 Kg, U-59 Kg, U-63 Kg, U-68 Kg, U-73 Kg, U-78 Kg dan +78 Kg. Untuk kelas putri adalah kelas U-42 Kg, U-44 Kg, U-46 Kg, U-49 Kg, U-52 Kg, U-55 Kg, U-59 Kg, U-63 Kg, U-68 Kg dan +68 Kg. Untuk kategori Poomsae akan mempertandingkan 5 (lima) kelas yakni individual putra, individual putri, team putra, team putri dan pair (Pasangan).

Atlet yang akan turun adalah atlet yang berusia di bawah 17 tahun. Tepatnya yang lahir antara tahun 2001 sampai dengan 2004. Untuk keperluan validitas data para atlet harus melampirkan dan membuktikan akta kelahiran, Ijazah sekolah (raport), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sertifkat taekwondo minimal Geup V (asli) yang dikeluarkan oleh PBTI saat pendaftaran.

Baca juga Ini Alasan Susy Susanti Enggan Anaknya Jadi Atlet di Indonesia

Ketua Umum PBTI Letjen TNI (Purn), Marciano Normanberharap Kejurnas Junior Taekwondo Indonesia 2018 bisa dijadikan momentum strategis, bukan saja bagi PBTI dalam menjaring atlet muda bebakat dari seluruh Indonesia sebagai regenerasi bagi atlet senior, tetapi juga sebagai Pengprov Taekwondo Indonesia dalam menetapkan formasi ideal atlet mereka yang akan di turunkan pada gelaran PON 2020 di Papua.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana (Panpel), Tb. Ade Lukman, Kejurnas Junior ini akan dijadikan ajang bagi PBTI untu kmelakukan seleksi Timnas yang akan diturunkan pada Kejuaraan Junior Asia 2019. Oleh karena itu melalui team talent scouting, PBTI akan sangat ketat dan selektif dalam mengidentifikasi bakat dan talenta atlet untuk mendapapatkan bibit-bibit atlet terbaik, bukan hanya dari sisi taktik dan tekniknya tetapi juga dari sisi postur yang ideal sebagai seorang atlet taekwondo.

Kejurnas Junior Taekwondo 2018

Kesiapan penyelenggaraan Kejurnas sampai hari ini sudah mencapai 90%, termasuk panitia pelaksana sudah mengirimkan proposal dan informasi yang jelas keseluruh Pengprov terkait persiapan pelakanaan kejurnas junior 2018 ini, antara lain terkait dengan peraturan dan sistem pertandingan.

Seperti diketahui peraturan pada kejuaraan ini mengunakan peraturan “WT Competition Rule” baik Kyorugi dan Poomsae. Sistem pertandingan untuk Kyorugi menggunakan sistem gugur sedangkan untuk Poomsae menggunakan Recognize System Tournament dan untuk Free Style mengunakan System Cut Off. Peralatan dan perlengkapan baik untuk Kyorugi maupun Poomsae menggunakan KP&P.

Menurut rencana, acara pembukaan akan dihadiri oleh Menpora Imam Nahrawi, Ketua Umum PBTI Marciano Norman, Duta Besar Korea, Ketua KONI, Ketua KOI dan para pejabat dari instansi terkait lainnya.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini