nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Susy Susanti Enggan Anaknya Jadi Atlet di Indonesia

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 12 Desember 2018 01:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 11 43 1989969 ini-alasan-susy-susanti-enggan-anaknya-jadi-atlet-di-indonesia-Omw8dOzXLA.jpeg Susy Susanti saat jadi narasumber di acara KORI. (Foto: Rivan/Okezone)

JAKARTA – Atlet adalah suatu profesi yang dapat mengharumkan nama bangsa dan negara, jadi tak mengagetkan bila ada banyak orang yang ingin terjun ke dunia tersebut. Akan tetapi, justru ada satu altet legenda Indonesia yang tidak ingin anak-anaknya terjun menjadi atlel olahraga. Nama mantan atlet itu adalah Susy Susanti, legenda dari dunia cabang olahraga (cabor) Indonesia.

Susy melarang anak-anaknya untuk menjadi seorang atlet bukan tanpa alasan. Pasalnya ia merasakan sendiri bagaimana hidup sebagai seorang atlet. Menurutnya, pada saat dirinya dulu seorang atlet tak memiliki masa depan yang jelas, seperti tak menjanjikan.

Baca Juga: Susy Koreksi Performa Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia

Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu merasa sejak dirinya sudah tak aktif lagi menjadi atlet bulu tangkis, hidupnya sedikit sulit. Ia harus berusaha dari nol lagi untuk bisa bangkit menjalani karier barunya sebagai seseorang yang aktif di dunia bulu tangkis tersebut. Karena menjalani hidup yang berat, ia pun melarang anak-anaknya untuk terjun sebagai atlet cabor mana pun.

“Saya melarang anak saya menjadi atlet karena dulu atlet dianggap sebagai pengabdian saja. Itu yang membaut saya tak mengizinkan anak-anak saya menjadi seorag atlet. Kami kesulitan saat tak lagi menjadi atlet. Bahkan dulu saat saya menjadi juara dunia, saya hanya mendapatkan ucapan terima kasih saja dan selembar piagam,” ungkap Susy, saat menjadi narasumber pada acara Komunitas Olahrga Indonesia (KORI) di bilangan Senayan, Rabu (12/12/2018).

Tak memiliki masa depan yang pastilah yang jadi alasan Susy melarang anaknya menjadi atlet. Kendati demikian, Susy merasa bahwa pemerintah sudah semakin baik menangani atlet-atletnya. Terutama terhadap atlet-atlet yang berprestasi karena diberikan banyak bonus serta dijanjikan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini