nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Juara Terkini di Nomor Ganda Putra BWF World Tour Finals

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 14:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 10 40 1989210 5-juara-terkini-di-nomor-ganda-putra-bwf-world-tour-finals-SWMpCQE31Y.jpg Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Laman resmi PBSI)

GELARAN BWF World Tour Finals akan kembali dihelat beberapa hari lagi. Pada tahun ini, turnamen bergengsi akhir tahun tersebut akan digelar di Guangzhou, China, pada 12-16 Desember 2018. Hadiah dengan jumlah yang fantastis tentu saja telah menanti para pebulu tangkis yang dipastikan lolos ke ajang tersebut. Tak tanggung-tanggung, pemenang bakal merengkuh hadiah sebesar USD1,5 juta atau setara Rp21,8 miliar.

Besarnya hadiah dan prestisenya kompetisi membuat para pebulu tangkis selalu mengerahkan kemampuan sekuat tenaga untuk bisa keluar sebagai kampiun. Pada tahun ini, nama beberapa pebulu tangkis pun digadang-gadang bakal keluar sebagai kampiun. Untuk sektor ganda putra, pasangan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, jadi yang paling diunggulkan. Prestasi gemilang yang didapatkannya di sepanjang tahun ini tentu saja jadi alasan utamanya.

Marcus/Kevin sendiri sebenarnya telah merasakan euforianya merengkuh gelar juara di ajang paling bergengsi di bulu tangkis itu. Hal itu terjadi pada tahun lalu. Selain Marcus/Kevin, ada beberapa pebulu tangkis lain yang juga telah mencicipi gelar juara di ajang BWF World Tour Finals.

Kali ini, Okezone pun akan membahas pebulu tangkis yang pernah menyabet gelar juara di nomor ganda putra BWF World Tour Finals. Sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, Senin (10/12/2018), berikut lima pemenang terkini di nomor ganda putra BWF World Tour Finals.

5. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2013)

Jauh sebelum Marcus/Kevin meraih gelar juara di ajang BWF World Tour Finals, pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, telah terlebih dahulu merengkuhnya. Hal itu terjadi di ajang BWF World Tour Finals 2013.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Foto: Laman resmi PBSI

Perjalanan yang panjang harus dihadapi Ahsan/Hendra untuk bisa keluar sebagai kampiun. Setelah menjadi juara Grup A dengan meraih dua kemenangan, Ahsan/Hendra harus berhadapan dengan wakil Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen di babak semifinal. Hasil manis yang diraihnya di hadapan Boe/Mogensen membuatnya melaju ke babak final.

Di babak pamungkas itu, Ahsan/Hendra kembali dihadapkan dengan salah satu lawannya di babak penyisihan grup, yakni Kim Gi-jung/Kim Sa-rang. Tren positif yang ditorehkan Ahsan/Hendra kala berhadapan dengan wakil Korea Selatan itu di fase grup ternyata dapat berlanjut. Alhasil, gelar juara BWF World Tour Finals 2013 bisa dikantonginya kala itu.

4. Lee Yong-dae/Yoo Yeon-Seong (2014)

Setahun berikutnya, gelar juara di nomor ganda putra BWF World Tour Finals diraih oleh wakil Korea Selatan, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-Seong. Perjalanan yang berliku harus dihadapinya untuk bisa merengkuh gelar juara di ajang tersebut.

Tergabung di Grup A dengan Ahsan/Hendra yang berstatus sebagai juara bertahan kala itu, Lee/Yoo nyatanya tak gentar. Ia pun berhasil meloloskan diri ke babak semifinal setelah berada di urutan kedua Grup A dengan satu kemenangan dari dua pertandingan.

Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong. Foto: Okezone

Di babak semifinal, mereka pun bisa menaklukkan wakil Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, dengan skor 21-15 dan 21-16. Kemenangan ini membuat langkah Lee/Yoo terus berlanjut ke babak final dan menghadapi wakil China, Chai Biao/Hong Wei. Pertarungan yang sengit di babak tersebut pun nyatanya berhasil dimenangkan Lee/Yoo dengan skor 19-21, 21-19, dan 21-16. Alhasil, mereka pun merengkuh gelar juara BWF World Tour Finals 2014.

3. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2015)

Pasangan kebanggaan Indonesia, Ahsan/Hendra, kembali menunjukkan ketangguhannya di ajang paling bergengsi bulu tangkis tersebut. Mereka tak membiarkan diri berlama-lama puasa merengkuh gelar juara di ajang tersebut. Setelah absen mengangkat trofi di BWF World Tour Finals 2014, mereka akhirnya bisa kembali meraih gelar tersebut setahun kemudian.

Setelah lolos dari babak penyisihan grup dengan bertengger di posisi kedua, Ahsan/Hendra harus berhadapan dengan peraih gelar juara BWF World Tour Finals 2014, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-Seong, di semifinal. Duel peraih gelar juara ini pun berlangsung sengit. Kemenangan berhasil diraih Ahsan/Hendra setelah bertarung tiga set dengan skor 21-17, 22-24, dan 21-15.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Foto: Laman resmi PBSI

Di babak final, Ahsan/Hendra harus berhadapan dengan wakil China, Chai Biao/Hong Wei. Pertarungan sengit kembali terjadi di babak ini, tetapi Ahsan/Hendra berhasil menunjukkan kualitasnya sehingga kembali merengkuh gelar juara BWF World Tour Finals 2015 usai menaklukkan Chai/Hong dengan skor 13-21, 21-14, dan 21-14.

2. Goh V Shem/Tan Wee Kiong (2016)

Pada 2016, BWF World Tour Finals memiliki juara baru di nomor ganda putra, yakni Goh V Shem/Tan Wee Kiong. Jalan Goh/Tan untuk menjadi kampiun di ajang ini terbilang begitu mulus. Di babak penyisihan grup, mereka bisa kemenangan di seluruh laga yang dilakoni sehingga memastikan diri keluar sebagai juara Grup B.

Tren positifnya pun berlanjut ke babak semifinal. Di hadapan Chai Biao/Hong Wei, pasangan asal Malaysia tersebut mampu tampil begitu tangguh sehingga menyegel tiket ke final usai bertarung dua set dengan skor 21-18 dan 21-16.

Goh V Shem/Tan Wee Kiong. Foto: BWF

Di babak final, Goh/Tan pun dapat tampil tangguh di hadapan wakil Jepang, Takeshi Kimura/Keigo Sonoda. Kemenangan Goh/Tan dengan skor 21-14 dan 21-19 membuatnya memastikan diri keluar sebagai juara di ajang BWF World Tour Finals 2016.

1. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (2017)

Terakhir, pasangan ganda putra yang merengkuh gelar juara BWF World Tour Finals ialah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Gelar ini diraih Marcus/Kevin pada BWF World Tour Finals 2017.

Langkah The Minions –julukan Marcus/Kevin– untuk merebut gelar ini semakin dekat setelah dirinya memastikan diri lolos ke babak semifinal. Kepastian ini didapat setelah Marcus/Kevin bertengger di posisi kedua Grup A dengan dua kemenangan.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Foto: Laman resmi PBSI

Di babak semifinal, Marcus/Kevin menunjukkan penampilan yang apik sehingga dapat menaklukkan wakil Jepang, Takeshi Kimura/Keigo Sonoda. Gelar juara pun dipastikan jadi miliknya setelah menaklukkan wakil China, Liu Cheng/Zhang Nan, dengan skor 21-16 dan 21-15.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini