nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Red Bull Berharap Bisa Saingi Mercedes dan Ferrari Setelah Ganti Mesin

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 02 Desember 2018 05:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 02 37 1985658 red-bull-berharap-bisa-saingi-mercedes-dan-ferrari-setelah-ganti-mesin-z2cqMCq39k.jpg Pembalap Red Bull, Max Verstappen (Foto: AFP)

MILTON KEYNES – Kepala Tim Red Bull, Christian Horner, dengan gamblang mengungkapkan kalau dirinya tidak puas dengan hasil yang diperoleh timnya dalam gelaran kompetisi Formula One (F1) 2018. Pasalnya, sepanjang musim 2018 berlangsung, Red Bull telah mengalami banyak gagal finis, yakni sebanyak 11 kali.

Meski pada akhir musim 2018, Tim Red Bull menempati posisi ketiga di klasemen konstruktor, namun Horner menilai bahwa hasil tersebut tidak bisa dikatakan bagus. Red Bull dinilai tertinggal jauh dari Mercedes dan Ferrari yang menempati posisi pertama dan kedua. Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, dan pembalap Ferrari, Sebastian Vettel, tercatat hanya sekali mengalami gagal finis 2018.

(Baca juga: Hamilton: Suatu Kehormatan Bisa Bertarung Melawan Vettel)

Lewis Hamilton

Horner menyebut bahwa seringnya Tim Red Bull mengalami gagal finis dikarenakan mereka kerap mengalami kerusakan mesin. Maka dari itu, Tim Red Bull telah memutuskan bahwa untuk selanjutnya mereka tak akan menggunakan mesin keluaran Renault lagi, melainkan memakai mesin milik Honda.

“Lewis Hamilton mengalami satu kali gagal finis tahun ini, demikian pula dengan Sebastian. Itulah tingkat yang harus kami capai. Reliabilitas bukanlah sesuatu yang kami miliki. Kami sudah 11 atau 12 kali mengalami gagal finis tahun ini. Itu adalah masalah terbesar kami,” beber Horner, menukil dari Express, Minggu (2/12/2018).

Pembalap Red Bull mengalami kerusakan mesin

“Selalu mudah untuk mengatakan apa adanya, namun dan mungkin, jika kami berada 40kw di belakang mobil tim lain, musim kompetisi bisa terlihat sangat berbeda. Ketika Anda melihat tim lain dengan mesin yang sama, ada sejuta perbedaan,” lanjut Horner.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini