nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Munas PGI, Ketum: Jangan Keluar dari Aturan dan Etika

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 27 November 2018 20:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 27 43 1983677 -yIAJmGxfKn.jpeg Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia, Murdaya Po. (Foto: Humas PB PGI)

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI), Murdaya Po, mengingkatkan agar seluruh peserta Musyawarah Nasional (Munas) PGI 2018 untuk selalu menjaga sportifitas. Hal tersebut jelas diinginkan Murdaya karena ingin olahraga gol Indonesia semakin maju. Karenanya, ia berharap Munas yang akan diselenggarakan di Grand City Convex, Surabaya, 29-30 November 2018 itu berjalan lancar.

“Munas PGI kita selenggarakan setiap empat tahun, jadi harus kita manfaatkan sebaik baiknya. Munas merupakan ajang pertemuan seluruh anggota PGI. Semua mempunyai hak untuk ikut memberikan pendapatnya demi kemajuan olahraga golf di Indonesia. Saya berharap Munas ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan hal-hal positif. Semua peserta harus menjaga sportifitas, jangan sampai melakukan hal-hal yang di luar aturan dan etika,” kata Murdaya di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Baca Juga: Pegolf Senior Indonesia Raih Medali Perunggu di Asia Pacific Master Games 2018

Anggota PGI sendiri terdiri dari pengurus provinsi (pengprov), pengurus kota (pengkot), pengurus kabupaten (pengkab), lapangan golf, klub golf, training facility dan driving range. Murdaya mengingatkan bahwa seluruh anggota Munas harus memberikan contoh yang baik untuk para pegolf, termasuk para atlet.

“Mayoritas peserta Munas adalah para pengurus daerah dan klub, jadi jangan sampai kita memberikan contoh yang buruk. Apalagi golf adalah olahraga gentleman yang menjunjung sportifitas yang tinggi. Jangan sampai meninggalkan kesan yang kurang baik,” jelasnya.

Salah satu agenda acara Munas adalah pemilihan Ketua Umum PB PGI periode 2018-2022. Jika dilakukan pengambilan suara, setiap pengprov memiliki dua suara dan anggota lainnya masing-masing memiliki satu suara. I Gusti Putu Gede selaku Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum PB PGI menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima pendaftaran dua calon, yaitu Murdaya Po dan Muchdi Purwoprandjono.

“Kelengkapan administrasinya sudah diverifikasi dan hasilnya akan dilaporkan pada Munas nanti,“ jelas Putu yang juga menjadi organizing committee Munas PGI 2018. Salah satu persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum PB PGI adalah mendapat surat dukungan minimal dari enam pengprov.

Periode pendaftaran pada tanggal 1-12 November 2018, pukul 09.00-17.00 WIB. Sebelumnya PB PGI telah menyampaikan kepada seluruh anggota tentang mekanisme penjaringan dan penyaringan calon ketua umum melalui surat dan juga melalui media massa.

Kepengurusan PB PGI periode 2014-2018 seharusnya berakhir pada 21 Juli 2018. Namun, karena Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games, KONI Pusat memberikan waktu perpanjangan hingga akhir tahun.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini