nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Crutchlow Sebut Seri Thailand Jadi Balapan Terburuknya di MotoGP 2018

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 14 Oktober 2018 08:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 14 38 1963747 crutchlow-sebut-seri-thailand-jadi-balapan-terburuknya-di-motogp-2018-JRVxv8G4Oj.jpg Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow. (Foto: MotoGP)

MONTE CARLO – Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, menyebut bahwa seri Thailand merupakan balapan terburuknya di sepanjang gelaran MotoGP 2018. Ia merasakan hal tersebut karena jaraknya waktu finisnya dengan sang pemenang balapan, Marc Marquez (Repsol Honda) sangat terlampau jauh, yakni sekira enam detik.

Crutchlow mengatakan bahwa finis enam detik di belakang Marquez dan hanya menempati posisi ketujuh adalah suatu hal yang tak bisa dibanggakan, bahkan ia akui sangat mengecewakan. Pasalnya, pembalap asal Inggris itu mengatakan bahwa terakhir kali ia beda enam detik dengan pemenang balapan, Crutchlow masih bisa finis di posisi podium.

Baca Juga: Smith: Faktor Pemilihan Ban Masih Jadi Masalah Utama di MotoGP 2018

Jadi, Crutchlow merasa bahwa ada penurunan dari hasil balapan di MotoGP Thailand 2018. Kini, rekan setim Takaaki Nakagami itu hanya bisa berharap di balapan-balapan selanjutnya, terutama saat di MotoGP Jepang 2018, timnya bisa tampil gemilang kembali. Apalagi Crutchlow yakin balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, akan berjalan dengan baik karena lintasan itu diyakininya sangat cocok dengan motor Hondanya.

“Itu (hasil balapan di MotoGP Thailan 2018) adalah salah satu balapan terburuk saya di musim ini (MotoGP 2018). Terpaut enam detik dari pemenang balapan dan finis di urutan ketujuh adalah suatu hal yang mengecewakan,” ujar Crutchlow, seperti disadur dari laman resmi LCR Honda, Minggu (14/10/2018).

“Karena sebelumnya, saya juga pernah memiliki jarak waktu enam detik dengan pemenang balapan dan saya pada saat itu bisa finis di posisi podium di balapan MotoGP sebelumnya. Sekarang ini, kami hanya bisa menantikan balapan seri selanjutnya, yakni race di Jepang rumah dari Honda. Kami akan mencoba sebaik mungkin dan saya rasa lintasan di sangat cocok dengan saya,” tutup pembalap berusia 32 tahun itu.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini