nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hamilton Usul Perubahan Radikal untuk Pekan Balapan F1

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 14 Oktober 2018 01:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 13 37 1963693 hamilton-usul-perubahan-radikal-untuk-pekan-balapan-f1-D3jKX3iAaH.JPG Pembalap Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton (Foto: Feline Lim/Reuters)

BRACKLEY – Pengelola Formula One (F1), Liberty Media, resmi merilis kalender balap musim 2019. Sebagaimana sudah diprediksi, balapan jet darat itu musim depan akan tetap berlangsung selama 21 seri, sama seperti musim ini.

Banyaknya balapan ditakutkan akan membuat orang-orang menjadi bosan. Karena itu, pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, mengusulkan terjadinya perubahan radikal pada pekan balapan F1 di setiap seri.

(Baca juga: Hamilton Ingin Lebih Banyak Berduel Melawan Vettel di Lintasan)

Lewis Hamilton

Saat ini, setiap pekan balapan F1 dimulai dari Kamis ketika pembalap melakukan konferensi pers. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan dua sesi latihan bebas pada Jumat, satu latihan bebas serta kualifikasi pada Sabtu, dan balapan pada Minggu.

“Saya pikir salah satu perubahan terbesar yang harus dibuat saat ini adalah adanya empat hari dalam pekan balapan selama 21 seri. Itu terlalu banyak,” ujar Lewis Hamilton, dilansir dari Motorsport, Minggu (14/10/2018).

“Saya yakin pekan balapan harus lebih dinamis. Harus ada perbedaan di beberapa sirkuit tertentu sehingga Anda akan memiliki ‘Pekan Super’. Ada beberapa trek di mana balapan sangat membosankan,” imbuh pembalap berusia 33 tahun itu.

Lewis Hamilton

Perlu diketahui, sejumlah petinggi F1 tengah mempertimbangkan untuk mengubah format kualifikasi agar menjadi lebih seru. Teknis kualifikasi F1 yang berlaku sejak 2006 dengan tiga sesi dianggap sudah membosankan karena hanya didominasi oleh tim-tim besar.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini