nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puig Nilai MotoGP Thailand 2018 Punya Risiko Besar

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 12:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 11 38 1962573 puig-nilai-motogp-thailand-2018-punya-risiko-besar-7DhdZ3395B.jpg Balapan MotoGP Thailand 2018 (Foto: Laman MotoGP)

AALST – Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengaku senang dengan performa yang ditunjukkan pembalapnya dalam gelaran MotoGP Thailand 2018. Maklum saja, pasalnya, pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, tampil sebagai pemenang dalam balapan tersebut. Akan tetapi, Puig juga tak memungkiri bahwa dirinya sempat khawatir menyaksikan balapan di Sirkuit Buriram tersebut.

Hal tersebut dikarenakan balapan berlangsung ketat. Puig menjelaskan bahwa jarak antara satu pembalap dengan pembalap lain sangat dekat. Dalam perebutan posisi pertama misalnya, di jajaran terdepan setidaknya selalu ada tiga pembalap yang berjarak berdekatan satu sama lain. Begitu pun dengan kelompok pembalap di belakangnya.

(Baca juga: Honda: Yamaha Layak Memenangkan Beberapa Balapan di MotoGP 2018)

MotoGP Thailand 2018

Menurut Puig, balapan yang ketat seperti itu memiliki risiko lebih besar untuk mengalami kecelakaan karena jarak di antara pembalap saling berdekatan. Puig tentu sempat dibuat khawatir pula kala di putaran terakhir, Marquez berusaha menyalip Andrea Dovizioso dalam perebutan posisi pertama. Untungnya, Marquez mampu menyalip Dovizioso dengan mulus.

“Itu adalah balapan yang rumit yang terjadi secara berkelompok, karena ketika balapan tidak terlalu cepat ada banyak pembalap di kelompok terdepan. Ini bisa membuat balapan lebih berisiko (mengalami kecelakaan)," ungkap Puig, menyadur dari Paddock Talk, Kamis (11/10/2018).

Marquez vs Dovizioso

Adapun para pembalap dinilai Puig tidak melaju dengan cepat jika dibandingkan dengan race lainnya karena untuk menghemat ban. Pasalnya, ketika latihan bebas, ban Michelin dinilai mudah mengalami penipisan di Sirkuit Buriram. Maka dari itu, para pembalap sedikit menahan laju motornya agar ban yang mereka gunakan tak cepat mengalami penipisan.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini