nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Azza Claw, Pembalap Cilik yang Senang Tampil di Honda Dream Cup 2018

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 15 September 2018 23:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 15 43 1951029 azza-claw-pembalap-cilik-yang-senang-tampil-di-honda-dream-cup-2018-78q35hHtJb.jpeg Honda Dream Cup 2018 (Foto: Rivan Nasri Rachman/Okezone)

SURABAYA – Keseriusan PT Astra Honda Motor (AHM) untuk mencari bibit pembalap-pembalap muda berbakat di Indonesia patut diapresiasi. Pasalnya, melalui ajang balapan Honda Dream Cup (HDC) 2018, AHM memberikan tempat bagi para pembalap muda yang ingin merasakan langsung bagaimana balapan terjadi.

Ya, HDC 2018 memang menyediakan perlombaan untuk kelas balapan U-16 dan U-12 bagi para pemula. Tujuan utama AHM tentu ingin mencari dan memberikan wadah bagi para pembalap cilik yang ingin terjun ke dunia balap profesional. Salah satu yang memanfaatkan ajang tersebut adalah, Ahmad Zulfikar Azla atau lebih akrab dipanggil Azza Claw, pembalap asal Semarang.

(Foto: Rivan Nasri Rachman/Okezone)

Pembalap berusia 13 itu mengaku baru pertama kali tampil di balapan berstandar nasional saat mengikuti HDC 2018 seri Surabaya. Ia sangat senang karena memiliki kesempatan seperti itu. Maka dari itu, target utama Azza di ajang Honda tersebut pun tak muluk-muluk, yakni dengan cukup mencapai garis finis saja diakuinya akan membuatnya sangat bahagia.

BACA JUGA: Honda Dream Cup 2018 Gelar Balapan Kelas Pemula U-12

“Ini pertama kalinya saya tampil di balapan resmi. Saya balapan di kelas bebek 150 cc untuk standar pemula U-16. Saya merasa sangat senang dan berharap dapat meraih hasil yang terbaik. Mencapai garis finis pun saya rasa itu juga sudah cukup baik,” ucap Azza, saat ditemui di paddock balapan HDC 2018, Sabtu (15/9/2018).

(Foto: Rivan Nasri Rachman/Okezone)

Azza juga mengaku bahwa segala persiapan, baik dari fisik dan mental sudah berjalan dengan baik. Akan tetapi, ada satu kendala yang dirasakan Azza pada motornya saat tampil di sesi latihan dan kualifikasi. Kendala tersebut adalah mesin motor yang Azza gunakan kerap kali mati tiba-tiba. Tentu hal tersebut diakui Azza sangat menggangu pikirannya.

“Kendalanya mungkin di mesin ya. Karena motor kadang suka mati tiba-tiba. Tapi kalau dari fisik dan emntal sudah saya siapkan. Saya sih yang penting sebenarnya dapat mencapai garis finis. Saya yakin dapat melakukannya, apalagi kondisi lintasan di sini (Sirkuit Internasional Bung Tomo, Surabaya) sangat bagus,” tambahnya.

Karena kendala tersebut, Azza pun gagal meraih hasil maksimal saat tampil di sesi kualifikasi. Alhasil, ia harus puas mengawali balapan dari posisi ke-23 di balapan sesungguhnya yang akan berlangsung di Sirkuit International Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu 16 September 2018.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini