nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Honda Dream Cup 2018 Gelar Balapan Kelas Pemula U-12

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 15 September 2018 23:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 15 43 1951026 honda-dream-cup-2018-gelar-balapan-kelas-pemula-u-12-vTBYGYNzo4.jpeg Honda Dream Cup 2018 (Foto: Rivan Nasri Rachman/Okezone)

SURABAYA – Ajang balapan motor yang diprakarsai oleh PT Astra Honda Motor (AHM) Indonesia, Honda Dream Cup (HDC) 2018, memasuki kota kelima, yakni di Surabaya, tepatnya di Sirkuit Internasional Bung Tomo, pada Minggu 16 September 2018. Meski kompetisi balap bertaraf nasional itu sudah berjalan selama 14 tahun lebih, namun pada musim ini ada hal baru yang sangat spesial. Hal spesial itu adalah baru pertama kalinya diadakannya balapan untuk kelas pemula U-12.

Kategori tersebut nantinya akan diikuti rider cilik yang usianya di bawah 12 tahun. General Manager Motorsport AHM, Anggoro Iriawan, mengaku cukup kaget dengan animo pembalap-pembalap cilik Indonesia yang ingin mengikuti perlombaan tersebut. Ia awalnya sempat meragukan terkait diadakannya kelas tersebut, namun setelah melihat animo sebesar itu, Anggoro mengaku sangat senang.

Honda Dream Cup 2018

(Baca juga: Pesan Pembalap Muda HRC bagi yang Ingin Terjun ke Dunia Balap)

“Animo anak kecil berusia di bawah 12 tahun untuk ikut balapan sangat banyak. Terus ada yang usul untuk mengadakan kelas di bawah usia 12 tahun, saya bilang oke boleh tapi harus ada minimumnya. Kalau cuma 5-6 orang yang berminat ya jangan deh, tapi ya ternyata antusiasnya justru sangat luar biasa,” ucap Anggono, saat ditemui Okezone, Sabtu (15/9/2018).

Honda Dream Cup 2018

Anggoro menyebutkan bahwa pihaknya memang hanya memfasilitasi para pembalap cilik itu terus berkembang. Karena ia tahu betul bahwa zaman sekarang ini banyak pembalap muda yang sudah dapat tampil di kancah internasional. Maka dari itu, ia menegaskan Honda akan membantu mereka untuk menggapai mimpinya tersebut dengan terus memberikan tempat untuk para pembalap muda itu kompetisi balapan yang bertaraf nasional.

“Kami memang hanya memfasilitasi keinginan pembalap cilik yang ingin balapan. Karena makin ke sini pembalap memang sangat muda-muda. Saya yakin dua atau tiga tahun lagi pembalap berusia di bawah 12 tahun akang semakin banyak. Dari skill pun saya rasa akan semakin baik ke depannya. Jadi, semoga di musim depannya masih terus dapat dilombakan,” tutupnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini