nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manzi: Fenati Ingin Membunuh Pembalap Lain!

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 10 September 2018 23:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 10 38 1948646 manzi-fenati-ingin-membunuh-pembalap-lain-E4KaoaED8S.jpg Stefano Manzi (Foto: Twitter Stefano Manzi)

MISANO – Pembalap Tim Forward Racing, Stefano Manzi, akhirnya angkat bicara mengenai aksi kontroversi yang dilakukan rider Tim Marinelli Snipers, Romano Fenati, kepadanya ketika sama-sama tampil di Moto2 musim 2018 seri San Marino.

Manzi mengaku sangat kecewa dengan keputusan Federasi Motor Dunia (FIM) yang hanya menghukum Fenati larangan tampil sebanyak dua seri saja. Pasalnya, Manzi menilai aksi Fenati benar-benar sudah berada di luar batas.

 Ya, Fenati baru saja dipastikan takkan ikut ambil bagian dalam lanjutan Moto2 2018 seri Aragon dan Thailand seusai terbukti bersalah melakukan aksi kontroversi dengan menarik tuas rem Manzi. Bahkan akibat insiden itu, Manzi nyaris kehilangan keseimbangan dan mengalami crash.

Baca Juga: Crutchlow: Fenati Harusnya Dihukum Tak Boleh Balapan Seumur Hidup!

“Mereka memberikan larangan dua kali balapan, tapi harusnya sampai akhir musim. Saya bisa meminta lebih, tapi saya tak tertarik. Toh rider yang sama selalu melakukan hal yang sama, kesalahan yang sama,” ucap Manzi, seperti dikutip dari Movistar, Senin (10/9/2018).

Romano Fenati

Manzi juga membantah rumor yang menyebut dialah yang menjadi penyebab Fenati berani melakukan aksi kontroversi tersebut. Sebab Race Direction menyebut Manzi menunjukkan gaya balap agresif kepada Fenati, dan juga menerima hukuman penalti mundur enam posisi di Aragon.

“Saya bukan pembalap agresif. Race Direction baru sekali memanggil saya. Pada insiden pertama ban depan saya memang terkunci, tapi kami sama sekali tidak bersentuhan,” tuntas pembalap berusia 19 tahun tersebut.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini