Hanifan Berangkatkan Kedua Orangtuanya Naik Haji Usai Raih Bonus

Antara, Jurnalis · Senin 03 September 2018 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 03 601 1945079 hanifan-berangkatkan-kedua-orangtuanya-naik-haji-usai-raih-bonus-qkclQ2hWJl.jpg Hanifan peraih medali emas Asian Games 2018. (Foto: INASGOC)

JAKARTA - Pesilat Indonesia Hanifan Yudani Kusumah berencana menaikkan haji orang tuanya usai menerima bonus hasil prestasi medali emas Asian Games 2018. "Saya sangat ingin menaikkan haji orang tua, Alhamdulillah dapat bonus ini," ujarnya ditemui sebelum mengikuti upacara penutupan Asian Games di Gelora Bung Karno, Jakarta, mengutip dari Antara, Senin (3/9/2018).

Pesilat kelahiran 25 Oktober 1997 tersebut mengaku selama ini mengharapkan orang tuanya, Dewiyanti dan Dani Wisnu, pergi ke Tanah Suci.

Hanifan

(Foto: Bagas Abdiel/Okezone)

Sebelum pergi haji, Hanifan dan keluarganya akan menunaikan ibadah umroh dalam waktu dekat ini, termasuk bersama keluarga Pipiet Kamelia, sang kekasih yang juga salah seorang pesilat peraih medali emas.

BACA JUGA: Arti Pelukan Hanifan Bareng Jokowi dan Prabowo Usai Raih Emas di Pencak Silat Asian Games 2018

"Mohon doanya, semoga semua dilancarkan, termasuk rencana pernikahan kami," ucap pesilat yang namanya dikenal usai mempersatukan Joko Widodo dan Prabowo Subianto dalam pelukan usai meraih medali emas Asian Games 2018.

Prabowo dan Jokowi

(Foto: INASGOC)

Selain itu, Hanifan dan Pipiet juga mengaku tidak akan lupa membayar zakat atas bonus uang yang diterimanya dari pemerintah, yakni masing-masing Rp1,5 miliar.

 Hanifan menjadi yang terbaik di kelas C putra 55kg-60kg, sedangkan Pipiet Kamelia tak ada yang mengalahkannya di kelas D putri 60kg-65kg. Disinggung bonus menjadi seorang aparatur sipil negara, pesilat asal Bandung itu menyambutnya dengan senang hati, serta tetap fokus di kariernya sebagai atlet, termasuk menghadapi SEA Games Filipina 2019 serta Kejuaraan Dunia di Singapura.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

PEROLEHAN MEDALI
NEGARA Total
1
China 132 92 65 289
2
Japan 75 56 74 205
3
Korea Selatan 49 58 70 177
4
Indonesia 31 24 43 98
5
Uzbekistan 21 24 25 70