nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ban Michelin Disebut Menjadi Lebih Baik Tiap Musimnya

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 10 Agustus 2018 00:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 09 38 1934402 ban-michelin-disebut-menjadi-lebih-baik-tiap-musimnya-L4fGEeFkkV.jpg Ban Michelin (Foto: AFP)

MADRID – Sejak musim kompetisi MotoGP 2016, Michelin dipilih untuk menjadi pemasok ban tunggal di ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut. Meski begitu, bukan jaminan bahwa Michelin memberikan kualitas yang memuaskan semua tim. Terbukti, pada awal kemunculannya di 2016, Michelin mendapatkan berbagai kritik dan komentar.

Salah satu hal yang paling terasa pada musim pertama Michelin di MotoGP adalah dengan terjadinya dua ledakan ban mereka di MotoGP seri Malaysia dan Amerika Serikat. Kendati demikian, pihak Michelin lekas bekerja keras untuk memperbaiki berbagai kekuarangan yang mereka miliki, utamanya untuk menemukan basis yang baik, serta stabilitas.

(Baca juga: Meregalli: Yamaha Sangat Nantikan MotoGP Austria 2018)

Ban Michelin

Pada musim kompetisi MotoGP 2017, terbukti adanya peningkatan dari kualitas ban Michelin, meski semua tim belum merasa terpuaskan. Seperti yang terjadi pada Tim Yamaha. Pada awal musim 2017, Yamaha mampu tampil apik dan menguasai balapan. Akan tetapi, seiring berjalannya kompetisi dan perubahan pada ban Michelin, performa Yamaha malah menurun.

Valentino Rossi

Meski salah satunya adalah karena faktor ban, namun penurunan performa Yamaha itu juga disebabkan oleh faktor lain, seperti mesin dan elektronik. Kendati demikian, hampir semua tim sudah merasa puas dengan peningkatan kualitas Michelin di 2018 ini. Kepala Program MotoGP Michelin, Piero Taramasso, pun menilai kalau Michelin selalu mengalami peningkatan setiap musimnya.

“Ada perubahan hanya pada ban belakang, yang merupakan senyawa baru yang divalidasi selama tes musim dingin, namun basus dan profilnya sama. Secara umum, kami menggunakan ban yang lebih lunak karena pada tahun 2017 ban belakang yang keras tidak digunakan. Jadi tidak ada perubahan besar pada ban, hanya penyesuaian kecil pada komponen belakang,” ujar Taramasso, menukil dari Tutto Motori Web, Jumat (10/8/2018).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini