nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinggi Badan Selalu Jadi Kendala Pedrosa Tunggangi Motor MotoGP

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 18 Juli 2018 00:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 17 38 1923748 tinggi-badan-selalu-jadi-kendala-pedrosa-tunggangi-motor-motogp-3BSa1NCxEu.jpg Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa (Foto: Laman resmi MotoGP)

SACHSENRING – Pembalap Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, telah memutuskan akan pensiun dari dunia balap pada akhir musim kompetisi MotoGP 2018. Meski dalam kariernya tak pernah memenangkan satu kali pun gelar juara MotoGP, namun Pedrosa tetap dianggap sebagai salah satu pembalap terbaik yang pernah ada di MotoGP.

Kendati demikian, tak banyak yang mengetahui bahwa Pedrosa sebenarnya kerap mengalami kesulitan mengarungi balapan di pentas MotoGP. Hal ini disampaikan langsung oleh Insinyur Suspensi Pedrosa, Mats Larsson. Ia mengungkapkan kalau tubuh Pedrosa yang kecil menyulitkan pembalap asal Spanyol itu untuk mengendalikan motornya.

(Baca juga: Marquez Akui Motornya Lebih Baik Ketimbang Musim Lalu)

Dani Pedrosa

“Tantangan bagi Dani adalah tubuh kecilnya. Anda memiliki pengendara berukuran normal seperti Jack Miller atau Franco Morbidelli yang dapat bergerak di sekitar motor, sehingga mereka dapat mengubah cara kerja motor, bagaimana motor berputar, bagaimana motor mencengkeram sudut, dan keluar dari tikungan,” ujar Larsson, menyadur dari Motorsport Magazine, Rabu (18/7/2018).

Dani Pedrosa

“Di MotoGP, orang-orang berbicara tentang memindahkan preload atau meninggikan hingga setengah milimeter, namun apa yang terjadi ketika pembalap bergerak 10 milimeter di motor? Itu mengubah seluruh dinamika mesin, lebih dari membuat penyesuaian setengah milimeter. Pembalap lain bergerak dan bertahan, namun Dani tidak bisa melakukan itu. Sesederhana itu,” lanjutnya.

“Tantangan besarnya adalah selalu memiliki set-up yang memungkinkannya untuk mendapatkan beberapa transfer berat positif antara ban depan dan belakang, karena dia tidak dapat melakukan ini sendiri,” tukas Larsson.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini