nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Bawa Pulang 10 Medali di World University Taekwondo Competition 2018

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 13:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 13 43 1921875 indonesia-bawa-pulang-10-medali-di-world-university-taekwondo-competition-2018-CL3BKNhH7x.jpg Tim Taekwondo Indonesia (Foto: PBTI)

POHANG - Tim Nasional (Timnas) Taekwondo Indonesia berhasil meraih total 3 emas, 3 perak, dan 4 perunggu pada hari ke-3 World University Taekwondo Competition 2018 yang berlangsung di Pohang, Korea 10 – 14 Juli 2018. Sebelumnya sampai hari ke 2 kemarin timnas telah berhasil meraih 2 emas dan 1 perak.

Emas diraih oleh Mariska Halinda di dua kelas berbeda, yakni kelas U-57 Kg dan U-53 Kg, serta Dhean di kelas U-49 Kg. Perak diraih Ibrahim Zarman (U63 kg), Shaleha (U-67 Kg) dan Muhammad (U-68 Kg). Adapun edali perunggu diraih oleh Dinggo (U80 Kg), Rizki (87 Kg) Permata U62 Kg) dan Delva (73 Kg). Sementara Reinaldi dan Lukas belum berhasil meraih medali.

Keberhasilan timnas taekwondo Indonesia makin lengkap ketika dinobatkan sebagai juara umum dan the best player female yang diberikan kepada Mariska Halinda yang sukses merebut dua emas di dua nomor yang berbeda. Selain itu, timnas juga meraih penghargaan di kategori the best coach juga diberikan kepada pelatih Indonesia, Taufik Krisna Nugraha.

Baca juga Ini Pesan Lalu Muhammad Zohri kepada Indonesia Usai Raih Emas di Kejuaraan Dunia Atletik U-20

Terkait dengan keberhasilan tersebut Ketua Harian PBTI, Zulkifli Tanjung mengucapkan selamat dan mengapresiasi kinerja para atlet dan pelatih yang memanfaatkan momentum kejuaraan ini sebagai pemanasan sebelum berlaga di Asian Games. Apresiasi diberikan mengingat kejuaraan ini, walaupun hanya sebagai tryout, namun parameter kinerja dan progres perkembangan para atlet akan menjadi salah satu tolok ukur timnas untuk dapat mengevaluasi kekurangan, sekaligus memproyeksikan optimisme cabor taekwondo Indonesia yang yakin dapat bersaing dan berpotensi merebut medali di Asian Games nanti.

“Harapan PBTI tentu menjadikan hasil World University Taekwondo Competitition 2018 ini sebagai bahan analisa penting untuk menerapkan taktik dan strategi di Asian Games nanti.” Ujar Zul, dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Jumat (13/7/2018).

Senada dengan Ketua Harian PBTI, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBTI Rahmi Kurnia mengatakan bahwa Kejuaran World University Taekwondo Competition 2018 hanyalah tryout untuk mengukur kinerja kepelatihan dan analisis hasil evaluasi kejuaraan Asia di Vietnam pada bulan Mei lalu.

Ditambahkan Rahmi, tim pelatih juga sudah membuat Analisa apa kekurangan masing-masing atlet dari hasil kejuaraan ini.

Tim Taekwondo Indonesia (Foto: PBTI)

“Kejuaraan ini kami jadikan aplikasi berdasarkan simulasi pelatih melakukan Analisa kekurangan atlet di kejuaraan Asia bulan Mei lalu. Karena kejuaraan ini sebagai tryout mereka, maka kita hanya ingin melihat sejauhmana para atlet dapat menerapkan apa yang telah diberikan pelatih kepada mereka. Dan berdasarkan hasil laporan pelatih, kami sudah dapat hasil sementara monitoring kejuaraan ini sesuai dengan aspek SWOT para atlet, dan tentunya setelah ini akan kami analisis untuk kami jadikan bahan persiapan sampai menuju perhelatan Asian Games”. Terang Rahmi.

Seperti diketahui, kejuaraan Internasional ini diikuti sebanyak 3000 peserta dari 50 negara timnas taekwondo Indonesia, menurunkan 11 atlet yakni, Mariska Halinda Dhean Titania Fazrin, Ibrahim Zarman, Reinaldi Atmanegara, Muhammad Salah, Dinggo Ardian, Lukas Budi, Rizki Anugrah dikelas, Permata Cinta, Shaleha Fitriana dan Delva Rizki. Selain keikutsertaan timnas, Indonesia juga mengirim International Referee (IR) yakni Ina Febriana Sari dan Irmawati sebagai wasit. Bahkan Master Ina (biasa dipanggil) diberikan kepercayaan oleh penyelenggara untuk membacakan janji wasit.

"Ini sudah kesekian kalinya bagi saya membacakan janji wasit di kejuaraan Internasional. Sungguh sebuah kehormatan hal itu dipercayakan kepada saya." Ujar Ina yang merupakan pemegang DAN 8 Kukkiwon dan Ketua Komisi Kepelatihan PBTI.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini